Kuliner Soto Ndelik Boyolali Cabang Solo

Soto Ndelik Boyolali cabang Solo
Soto Ndelik Boyolali cabang Solo

Akhir perjalanan dari Kemuning, aku bergegas pulang ke Jogja. Libur panjang sudah berakhir, waktunya kembali mengikuti rutinitas seperti biasa. Kemuning – Jogja lumayan jauh jaraknya. Kusandarkan punggung pada kursi mobil, dan menikmati keramaian jalan raya.

“Nanti berhenti untuk makan siang. Terserah bapak saja tempatnya,” Ujarku pada bapak yang mengemudi mobil.

Siang cukup terik, rasa letih mulai menggelayuti raga. Sejenak aku terlelap dalam mimpi. Meninggalkan bapak yang sedang berkonsentrasi mengemudi, berusaha terlepas dari titik kemacetan di jalan.

“Mas, bangun. Kita makan siang di sini.”

Rasanya baru sebentar aku memejamkan mata, namun sudah dibangunkan untuk makan siang. Kubuka pintu mobil dan menuju warung di depanku. Soto Ndelik, inilah menu makan siang kali ini. Kulihat lebih seksama, ternyata Soto Ndelik cabang Solo ini berada di seberang Hotel Alana. Tempat menginapku dua hari yang lalu.
Soto Ndelik cabang Solo di seberang Hotel Alana
Soto Ndelik cabang Solo di seberang Hotel Alana

Warung soto terbuat dari anyaman bambu. Halamannya luas untuk parkir kendaraan. Berderet meja & kursi di dalamnya. Kaki ini melangkah ke dalam, memesan menu makan siang.

“Soto ditambah Iga, bu,” Pintaku setelah melihat menu yang tersedia.

Usai pesan, aku menuju bagian belakang warung menuju kamar mandi. Siang ini aku menunaikan salat di warung Soto Ndelik Cabang Solo. Cukup sepi rupanya, menurut penuturan ibu yang menjaga di kasir. Soto Ndelik lebih ramai jika pagi hari.

Soto Ndelik di Jalan Adi Sucipto, Colomadu, Solo ini adalah cabang dari Soto Ndelik Pak Marjo di Boyolali. Penamaan “Ndelik” sendiri diambil dari bahasa Jawa yang artinya “Sembunyi”. Soto Pak Marjo yang ada di Boyolali memang lokasinya tersembunyi di tengah-tengah kepadatan pemukiman, tetap saja banyak yang datang.

Di Boyolali, Soto Ndelik Pak Marjo sudah ada sejak tahun 1999. Ada banyak cabang Soto Ndelik di beberapa kota, termasuk Solo. Soto Ndelik ini sebenarnya menu spesialnya adalah daging sapi. Hal ini dikarenakan Boyolali sendiri tempat penghasil daging sapi. Mengikuti permintaan warga, di cabang Solo tidak hanya daging sapi; ada juga Soto Ayam dan Babat.

“Kami mengikuti permintaan pengunjung yang datang, mas. Jadi tidak hanya daging sapi, ada daging ayam, babat, dan juga Iga.”
Soto Ndelik ditambah Iga
Soto Ndelik ditambah Iga

Seorang ibu yang bertugas menyiapkan soto kali ini tampak sibuk. Kedua tangannya cekatan dalam mengambil daging irisan. Meletakkan pada tiap mangkuk yang tersedia. Tiap mangkuk dilihat seksama, setelah dirasa sudah lengkap, barulah beliau menuangkan kuah panas dari kuali besar.

Asap mengepul dari dalam kuali, kuah di dalamnya mendidih panas. Diambil gayung khusus untuk mengambil kuah, lalu menuangkan ke tiap mangkuk yang sudah berisi kecambah, mie, serta Iga. Kuah soto ndelik cukup pekat.

“Ini karena banyak rempahnya mas. Jadi tampak pekat kuahnya.”

Seporsi soto ditambah iga dan gorengan tersaji di meja. Pramusaji berlalu menuju meja lainnya, aku menikmati makan siang. Kulirik bapak yang menyetir mobil sudah lebih dulu menikmati santap siangnya.
Waktunya makan siang
Waktunya makan siang

Ini kali pertama aku makan soto ndelik, sebelumnya hanya mendengar cerita-cerita tentang kuliner tersebut. Kuah pekat bau rempah, daging sapi, dan gorengan. Kombinasi pas kala perut mulai kelaparan. Lidahku cukup bisa menikmati soto ini, walau kurasa kurang asinnya. Mungkin karena daerah sini identik dengan sedikit rasa manis.

Harga satu porsi Soto Ndelik sekitar Rp.7500, untuk Soto daging + Iga + Nasi harganya Rp. 18.000. kunikmati makan siang di soto ndelik, walau belum mengunjungi soto aslinya di Boyolali, setidaknya sudah mencicipi kuliner yang kondang tersebut. Usai makan siang kulanjutkan perjalanan pulang ke Jogja, lagi-lagi sepanjang perjalanan aku terlelap dalam mimpi.

*Kuliner Soto Ndelik Boyolali cabang Solo pada hari Minggu; 20 November 2016.
Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

40 komentar :

  1. Replies
    1. Hahahaha, ndang rene maneh. Tak traktir wes

      Delete
  2. Replies
    1. Penting orak makan "pepeng"e koyok ipin dab. Ndak lurus terus hahahahh

      Delete
  3. Sampai sekarang aku masih penasaran, kenapa namanya Soto Ndelik ya? padahal yang jualan lokasinya juga enggak "ndelik" hehehe. tapi soto ndelik emang enak sih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, kalau yang nyari duo ebret ini sudah ndelik banget mbak. Pake acara nyasar :-D

      Delete
  4. Maniak soto hadir🙋
    Seger dinikmati pas siang-siang. Buat sarapan pun cocok hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener, soto itu bisa dimakan saat kapanpun hahahaha

      Delete
  5. Belum pernah njajal soto yang dibarengin sama iga :(
    Jadi laper (lagi)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rene mbak, dolan neng kota. Tak tumbaske po? :-D

      Delete
  6. favorit bgt ini :D, lama g nyicip soto ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waiki pecinta soto plus mie ayam datang :-D

      Delete
  7. wahhhh soto idamannnn, pengen ngerasa soto yang satu ini nih :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lebih jos kalau bisa mlipir ke tempat pertamanya :-D

      Delete
  8. kuah nya pekat kayak rawon ya ? kalo bumbu rempahnya banyak rasanya pasti bisa nendang banget. ah siang siang gini kalo liat bikin laper

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, pekat banget dan bau rempahnya terasa :-)

      Delete
  9. Murah juga ya Mas, cuma 7,5k saja..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Soto di daerah Jateng-DIY memang maish murah dan sangat terjangkau mas.

      Delete
  10. sebagai penikmat soto, jadi kepengen nyobain soto ndelik boyolalinya.
    ngiler saya mas, lihat photonya.

    murah juga iya harganya, ditempatku soto ayam tok aja, harganya sampai 12k

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kudu nyicipon mas. Ada bebeapa capang di kota terdekat kok :-)

      Delete
  11. Soto Ndelik,sepertinya sangat enak banget itu. Namanya pun unik ya, Mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ndelik itu artinya sembunyi, diambil dari bahasa Jawa hehehehhe.

      Delete
  12. namanya catchy banget sih .. ndelik .. hehe
    sebagai penggemar soto, kayakya saya harus nyobain soto ndelik iki

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heheheheh, unik dan pas banget namanya kang

      Delete
  13. Pengen nyobain juga sotonya.
    Kayaknya enak tuh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau ke Solo dan sekitarnya bisa dicoba mas :-)

      Delete
  14. Baru tau ada yg namanya Soto Ndelik, kliatan maknyus bener! Belum pernah nyoba saia. Kudu diicip-icip nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Soto nedlik ini sudah kondang hahahahha. Pun aku baru bisa nyicipi beberapa waktu lalu

      Delete
  15. Yawlaaaa mampir tengah malam ke blogmu dan lihat postinganmu ini berhasil membuat air liur menetes nasi... Aku lapaarrrr hahahahaha xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sini main lagi ke Jogja biar kita kulineran lagi :-)

      Delete
  16. yang aku suka cuma satu..cakotannya..karena mesti habis banyak hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahha, di tempatmu dekat mas kalau mau menikmati soto ini :-D

      Delete
    2. nek mung Colomadu cedak banget..kemarin habis dari yg cab boyolali mas

      Delete
    3. Wih keren kalau sudah mengunjungi yang di Boyolali mas

      Delete
  17. Replies
    1. Enak kalau buat sarapan atau makan siang :-)

      Delete
  18. Ntar klo ke Solo lagi diagendakan ke sini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Langsung ke Boyolali saja mbak, lebih dekat hahahahha

      Delete