Jembatan Kleringan [bersantai seraya melihat kereta api lewat]

Bersepeda memang sudah menjadi salah satu aktifitasku selama dua tahun terakhir ini. Salah satu alasan yang mendasar adalah karena hanya sepeda ini yang menemaniku menuju ke kantor dan bermain jika hanya disekitar kota Jogja. Seperti biasa setiap rabu sore selalu kami kumpulan reboan di bunderan UGM.

Kali ini setelah pulang pulang kumpulan dan sholat magrib, kami melanjutkan bersepeda pulang ke rumah masing-masing, kalau aku otomatis palik lagi ke kos. Tapi kali ini kami berhenti dijembatan Kleringan. Jembatan ini berada di dekat Malioboro. Tepatnya diatas jalan Abu Bakar Ali. Kami sengaja berhenti untuk sekedar bersantai dulu.
Sepeda dibawah Jembatan Kleringan
Sepeda dibawah Jembatan Kleringan
Sepeda dibawah Jembatan Kleringan
Karena sedikit penasaran dengan tepian aliran air, akhirnya kami memutuskan untuk ngobrol santainya dibawah. Disana ada semacam tempat untuk bersantai sambil melihat aliran Kali Code. Kami lantas turun ke bawah dengan menggunakan sepeda masing-masing, oya ternyata seru juga bisa santai disini. Setidaknya moment yang paling ditunggu saat bersantai adalah datangnya kereta api yang ada di atas jembatan Kleringan.

Benar saja, saat ada kereta api yang lewat, kami tidak serta merta membiarkan moment tersebut berlalu, dengan sigap kami mengambil hp masing-masing kemudian mengabadikan gambar tersebut dimalam hari. Muncul ide memotret sepeda dengan latar belakang kereta api yang sedang lewat. Namanya juga memotretnya dengan hp, jadi hasilnya ya tidak maksimal bagusnya. Tapi tetap saja puas lihat hasilnya.

Memarkir sepeda dijembatan Kleringan
Memarkir sepeda dijembatan Kleringan
Memarkir sepeda dijembatan Kleringan
Seru juga kalau ngobrol santai dibawah jembatan Kleringan ini, walau tempatnya tidak terlalu terang tapi kalau hanya untuk ngobrol santai sambil menikmati sebatang rokok (bagi perokok aktif) mungkin bisa kesini. Disini memang pemandangannya hanya sebuah jembatan dengan lalu-lalang kendaraan yang melalui jalan menuju Malioboro atau kearah Kridosono, tapi tetap saja kami bisa menikmati. Dimanapun tempat berkumpul, kalau sedang tidak ada masalah itu tetap saja kita bisa menikmati.
Baca juga postingan yang lainnya 

Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Post a Comment