Edisi Bali (4/1) – Pantai Dibelakang Centro Mall

Masih dengan edisi Bali, kali ini yang aku tulis adalah saat malam minggu. Setelah sore tadi makan di Jimbaran, akhirnya malam minggu ini tidak ada acara. Jadi kami dibebaskan untuk ngapain aja, dengan cepat kesempatan ini aku dan yang lain gunakan untuk menyusuri sepanjang jalanan Kartika Plaza.
Depan Centro Mall
Depan Centro Mall
Dan yang pasti tujuan utama kami adalah Discovery Shopping Mall atau yang dikenal dengan sebutan Centro. Dari hotel kami menginap (Grand Which Hotel) kira-kira 200 meter sampai juga di mall tersebut. Lumayan dekat bukan? Bagiku sih malah sangat dekat dengan pusat perbelanjaan ini, mungkin karena efek keseringan jalan kaki jadi nggak tahu mana dekat atau jauh.

Sampai di Mall, kami bersantai dulu didepan mall. Sebenarnya tidak ada niat untuk foto-foto. Tapi karena ada teman yang masih tertinggal dibelakang, jadi tidak ada salahnya saat menunggu kami gunakan waktu itu untuk sekedar berfoto. Lumayan buat ngisi folder foto dilaptopku, padahal dalam hati senang juga difoto.

 Seperti layaknya seorang cowok pada umumnya, kalau sedang di Mall pasti cowok itu seperti ekor karena harus membuntuti teman-teman cewek (hobi banget belanja teman-teman cewek ini). Akupun mengalami hal yang sama. Capek belanja, kami menyusuri mall ini untuk menuju kebelakang mall.

Ternyata dibelakang mall itu ada pantainya (Pantai Kuta), wah pokoknya seru banget malam minggu dipantai sama teman-teman. Lebih seru lagi kalau sama pacar sih. Hehehe. Aku duduk ditangga menikmati malam, ternyata seharusnya malam ini ada acara nonton film dokumenter bareng, karena ada screen dan ada tulisan film yang akan tayang. Tetapi entah kenapa kok nggak diputar-putar itu filmnya.
Dibelakang Mall, menghadap ke Pantai Kuta
Dibelakang Mall, menghadap ke Pantai Kuta
Narsis dulu

Seru juga walau nggak jadi nonton film dokumenter, aku bisa merasakan hempasan angin laut. Melihat gemerlapan cahaya sepanjang pantai, dan yang pasti melihat banyak sejoli yang berduaan menikmati arti malam minggu sesungguhnya. Aku malah seperti satpam yang menunggu orang berpacaran, tapi untungnya aku tidak sendirian, teman-teman yang lainnya pun sama, karena suami, istri, ataupun pacar mereka juga nggak pada ikut.
Galau
Teman-teman pada galau, aku malah dibelakang mereka
Walau air laut tidak kelihatan, dan semuanya gelap. Tapi tetap saja terasa menyenangkan karena gemerlapan sepanjang pantai terlihat seperti ribuan lilin yang menyala dihamparan pasir. Dan disini aku duduk tenang menikmati malam ini. Melirik orang-orang yang bercanda dengan pasangannya, tapi aku juga tidak mau kalah. Aku bercanda bersama teman-teman. Malam minggu yang tidak akan pernah aku lupakan. 
Baca juga postingan yang terkait Bali (Edisi 3/1) - Menikmati Senja di Jimbaran
Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Post a Comment