Sebuah Pesan dari Dias

Screen Capture Twitter
Screen Capture Twitter
“Jangan pernah menyerah, harapan itu selalu ada, dukungan dari keluarga itu penting & TUHAN memberikan sesuatu itu ada hikmahnya”

Sebuah kutipan yang aku tulis dan aku twett disosial media ini adalah sedikit pesan yang disampaikan oleh Dias W. Ramadhan saat menjadi tamu di acara Kick Andy Show. Sebuah kalimat yang mempunyai makna begitu dalam baginya dan bagi setiap orang yang membacanya. Begitupun bagiku, sehingga bagiku kutipan tersebut dapat membuat aku bisa menulis dalam sebuah coretan.

Sebenarnya sih ini bukan sebuah cerpen, ini adalah sebuah kenyataan yang memang aku tuangkan dalam bentuk tulisan. Mungkin pengalaman yang dialami oleh Dias ini dapat membuat kalian termotivasi dan bisa berbuat lebih gigih lagi, seperti apa yang Dias lakukan. Perjuangan itu pada akhirnya membuat kita dapat “tersenyum” karena berhasil melakukannya.

Dari kutipan diatas setidaknya ada empat makna yang bisa aku ambil, mulai dari Berusaha, Asa, Keluarga, dan Keajaiban TUHAN. Mungkin diantara kalian tidak mengenal siapa Dias W. Ramadhan. Baiklah saya akan mengambil beberapa kalimat yang sudah ditulis diwebsite “Kick Andy

Dias W. Ramadhan yang berusia 5 tahun divonis menderita penyakit kanker darah atau leukemia jenis leukemia limfoblastik akut. Keluarga harus melakukan segala cara agar penyakit ini bisa disembuhkan. Ibunya selalu mendampingi putranya disela-sela pengobatannya. Dias pun tidak menyerah terhadap kondisinya, dalam keadaan sakit ia tetap giat belajar  dan akhirnya dia bisa sembuh. Dias sekarang bekerja diperusahaan multinasional dan menimba ilmu hingga mendapat predikat Best Student di SMA-nya. Ia bahkan menyelesaikan pendidikan sarjananya dengan predikat cum laude dari Institut Teknologi Bandung. Dan kemudian meraih gelar pasca sarjananya dari sebuah universitas di Glasgow, Skotlandia (Kick Andy - Edisi Indah Pada Waktunya).

Dengan segala perjuangannya Dias memberikan kita motivasi kepada orang-orang yang mungkin nasibnya sama dengannya saat itu. Dia mengatakan bahwa hal yang pertama yang dilakukan adalah berusaha. Berusaha untuk tetap berjuang menghadapi penyakitnya dengan berobat. Karena berusaha inilah cara pertama untuk mencapai keberhasilan.

Saat kita sudah berusaha, yang harus kita lakukan adalah berharap. Berharap disini adalah berdoa menyerahkan segalanya kepada Tuhan. Karena kita sudah melakukan sesuatu dengan maksimal, dan kita mempunyai hak untuk berharap agar hasilnya sesuai dengan apa yang kita innginkan. Selain itu dukungan dari keluarga dalam bentu motivasi, dampingan, dan selalu ada disaat kita sedang sakit merupakan suntikan moral yang sangat bisa membantu kita untuk cepat sembuh. Dari dukungan yang kelaurga berikan, kita dapat merasa apa yang terjadi pada diri kita juga dirasakan oleh orang-orang disekitar kita.

Dan yang terakhir (keempat) adalah Keajaiban Tuhan. Segala sesuatu yang kita telah perjuangkan, kita serahkan ke Tuhan, maka Tuhan akan memberikan balasan yang sepadan. Kita percaya Tuhan akan memberikan kesembuhan kepada orang-orang yang selalu berusaha, mempunyai asa (harapan untuk sembuh,), orang-orang yang didukung keluarganya, dan yang pasti orang yang berdoa kepada Tuhan.

Sebuah pesan yang sangat berharga dari Dias untuk kita. Dari Dias kita bisa belajar mengaplikasikan kutipan pesannya. Dan kita percaya bahwa tidak ada perjuangan yang sia-sia. 
Baca juga postingan sebelumnya 
Ujian Akhir Sekolah itu?
Nyanyian Malam Minggu 
Dariku, Untukmu (Sahabatku)
Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Post a Comment