Libur Panjang di Jatim Park I Malang

Senja mulai menyapa kota Malang, aku dan rombongan menikmati rasa capek di dalam mobil sepulang dari Museum Angkot. Perjalanan berlanjut pindah hotel ke area dekat Jatim Park I dan II. Hotel yang aku tuju beserta rombongan adalah Hotel Klub Bunga. Salah satu hotel yang jaraknya hanya 10 menit jalan kaki ke Jatim Park I. Kunci kamar sudah ditanganku, kulihat sejenak nomor kamar 208. Selesai memeriksa voucer makan malam, voucher fasilitas lainnya seperti Bowling dan lainnya, termasuk sarapan pagi; aku pun mengangkat ransel menuju kamar untuk istirahat.

Sesaat rasa capek terkurangi. Menikmati malam seraya menyalin seluruh foto ke laptop. Paginya, aku menyusuri jalanan menuju restoran untuk mengisi perut. Agenda pagi ini adalah mengunjungi Jatim Park I. Tepat pukul 08.30, rombonganku sudah bersiap menuju Jatim Park I. Dua mobil dari hotel mengantarku sampai gerbang Jatim Park I, di sini rencananya aku dan rombongan sampai siang; sampai batas waktu check out dari hotel pukul 13.00 wib. Keramaian sudah terlihat di pintu masuk wahana. Aku mengabadikan sosok-sosok yang berselfie ria menggunakan Tongsis. Terdengar kencang suara gamelan/karawitan yang ada di salah satu selasar. Di sudut lain pun banyak orang mengabadikan diri pada replika gong perdamaian.
Jatim Park I Malang
Jatim Park I Malang
“Boleh dibuka tasnya, mas?” Pinta seorang petugas padaku.

Aku menganggukkan kepala seraya membuka tas. Di dalam tas hanya berisi satu lensa, satu kamera pocket, dua hp, dompet, dan tidak ketinggalan satu buku yang tadi kubaca di lobi hotel.

Di dalam ruangan pertama aku melihat banyak patung yang duduk di selasar. Aroma khas  Jawa pun kental, bahkan dipajangan juga tertata banyak topeng. Tidak hanya itu, di salah satu sudut langit-langit; sosok pewayangan (mungkin Gatotkaca) sedang terbang. Ada juga seperangkat alat gamelan serta patung-patung orang bertopeng. Bukan hanya itu saja, patung orang duduh bersimpuh dan sesajen pun juga ada di sini. Oya, di sutu lain pun ada semacam patung orang melakukan Tarian Saman.
Memasuki area Jatim Park I Malang
Memasuki area Jatim Park I Malang
Memasuki area Jatim Park I Malang
Menyusuri setiap ruangan di sini, awalnya ada beberapa binatang. Kemudian masuk pada koleksi budaya. Di sini ada banyak dekorasi rumah suku di Indonesia. Mulai dari Sumatera Utara, Jawa, Sunda, Dayak, sampai ujung timur Indonesia (Papua). Setiap depan rumah adat pun  tidak ketinggalan patung sepasang orang yang mengenakan pakaian adat propinsi yang diwakili. Aku mengabadikan dua sudut yang berada di dalam ruangan dan luar ruangan. Kalimantan dan Papua.
Deretan Rumah adat
Deretan Rumah adat
Deretan Rumah adat
Awalnya aku mengira Jatim Park I hanya berisi wahana air saja, ternyata bayanganku keliru. Setiap lorong sesuai dengan rute kulalui. Keluar dari Budaya, aku masuk ke dalam ruangan sains; ini lokasi mengingatkanku saat masuk ke Taman Pintar. Banyak stand yang berkaitan dengan listrik, biologi, fisika, dan lainnya. Tidak ketinggalan juga ketika aku masuk ke rute kebun dan pertanian. Tepat samping pertanian, aku menjumpai Taman Sejarah. Di sini banyak kumpul relief yang dipahat dari bebatuan. Bahkan pintu gerbangnya seperti saat berada di Bali. Tidak ketinggalan miniatur candi dan rumah-rumah lainnya. Setapak jalan kulalui terus memutar dan sedikit naik. Di sela-sela taman yang berisi pepohonan, di bawahnya juga dibuatkan miniatur kehidupan manusia purba kala itu. Masa-masa prasejarah pun dapat kuamati di sini. 
Masih disepanjang Jatim Park I
Masih disepanjang Jatim Park I
Masih disepanjang Jatim Park I
Semakin kuikuti rute, aku melewati koleksi uang jaman dulu. Sebuah stand kananku berisi macam-macam uang jaman pertama Indonesia mencetak uang. Lalu memasuki lorong kecil yang agak gelap. Di sana terpajang banyak gambar masa perjuangan Indonesia, hampir semua gambar di sini mirip dengan apa yang bisa kita lihat di Museum Benteng Vrederburg. Di sela-sela itu juga terdengar keras suara IR. Soekarno yang membacakan Teks Proklamasi Indonesia tahun 1945. Begitu keluar dari lorong tersebut pemandangan ini diarahkan pada Kerajaan-kerajaan Indonesia; seperti Keraton Mataram, Cirebon, dan kota lainnya di Indonesia. Sebuah anak suangi pun mengalir disisi kanan, aliran air berwarna agak keruh namun dibagian lain ditembok. Ada banyak bentuk-bentuk hewan yang terpajang di tembok tanggul tersebut. Di sana ternyata kumpulan Binatang Mitos. Sementara dialiran sungai kecil itu ada sekumpulan anak-anak yang menaiki sekoci dan berjalan mengikuti aliran air.
Masih di Jatim Park I Malang
Masih di Jatim Park I Malang
Masih di Jatim Park I Malang
Akhirnya langkahku pun berhenti di wahana air. Terbentang di depanku berbagai kolam yang dipenuhi anak-anak bermain air. Kolamnya tidak disesaki anak-anak, namum setiap tempat tunggu yang berbentuk payung-payung lah yang disesaki pengunjung. anak-anak kecil berteriak ceria bermain air, berjalan meniti beberapa utas tali seraya berpegangan. Jika tidak kuat dan tidak seimbang, maka mereka merelakan badannya terhempas ke kolam dengan tawa panjang. Sementara di kolam lainnya pun hampir sama, kolam yang digunakan orang dewasa pun tidak ramai. Beberapa orang main air seraya bermain voli. Ada juga yang berloncatan dari titian tinggi untuk menghempaskan tubuhnya di air.
Bermain di Wahana Air
Bermain di Wahana Air
Bermain di Wahana Air
Tidak jauh dari wahana air, masih banyak wahana lainnya yang bisa kita nikmati. Jika ingin yang sedikit harus menantang mencoba adrenalin, mungkin ada beberapa wahana yang bisa kalian nikmati di sini. Aku pun hanya mengabadikan beberapa wahana yang kulewati. Dan beberapa wahana yang aku abadikan adalah bermain dengan adrenalin yang lumayan tinggi. Kalau aku apa berani? Mentalku belum terlalu cukup untuk mencobanya. Nyaliku terlalu ciut dengan wahana-wahana seperti ini. Jadi aku cukup mengabadikan saja, itupun sudah puas bagiku.
Mau coba yang mana?
Mau coba yang mana?
Mau coba yang mana?
Mau coba yang mana?
Selama di Jatim Park I, aku pun tidak mencoba satu wahana. Walau sebenarnya tiketku sudah include dengan berbagai wahana. Aku hanya duduk santai mengamati orang-orang yang bermain di beberapa wahana; oya, aku mengabadikan beberapa diriku sebagai bukti kalau aku sudah masuk ke sini. Pertama, aku meminta cewek untuk mengabadikanku di rumah adat Papua, waktu itu aku juga gantian memotret dia dengan kameranya. Yang kedua; aku mengabadikan di ruang dua warna. Aku pun meminta sepasang orang yang sedang menikmati waktu berdua di sini untuk mengabadikanku. Sementara aku? Sepertinya aku cukup kuat berjalan sendiri tanpa pasangan di sini. *nasib.
Santai atau sendiri? Sepertinya menikmati kesendirian dengan bersantai
Santai atau sendiri? Sepertinya menikmati kesendirian dengan bersantai
Santai atau sendiri? Sepertinya menikmati kesendirian dengan bersantai
Kulihat jam dinding sudah menunjukkan pukul 11.30 wib. Aku pun mengabari teman-teman untuk duluan pulang ke hotel. Berhubung jarang Jatim Park I dan Hotel Klub Bunga hanya dekat, aku sengaja jalan kaki menuju hotel. Sesampai di hotel, aku mandi dan berkemas. Kali ini aku dan rombongan akan menuju lokasi lainnya yang tidak jauh dari Jatim Park I, yakni menuju Jatim Park II sekalian check out. Malamnya aku pindah tidur di tempat lain. Serambi menunggu teman-teman yang belum check out, aku sempatkan lagi membaca beberapa halaman buku Dewey yang kubawa di lobi. *Kunjungan ke Jatim Park I ini pada hari Senin, 28 Desember 2015.
Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

24 komentar :

  1. Gong perdamaiannya masih ada tow mas? aku pernah kesini 1 kali mas,,, dan beberapa wahana permainan telah kucoba.... wah eman - eman mas, ada tiket kok nggak mencoba wahana permainannya,,, yang menantang adrenalin ituloh mas, seru buat di coba,,,, dan rumah hantu serta misteri tentunya, cukup merinding juga buat masuk kedalam kalau sendiri,,, hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, aku udah takut duluan. Mentalku nggak cukup kuat hahahhaha

      Delete
  2. Rugi banget nggak nyobain wahananya, kan bisa latihan kesehatan jantung. Kalo pingsan di tengah jalan brarti jantung nggak sehat, cuma gitu sih hahaha. Dulu sempet nyobain tornado di sana, hasilnya nggak napsu makan sepulang dari sana karena sarapan naik ke kerongkongan >.<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Daripada senan jantung, mending aku disuruh sepedaan yang jauh dan nanjak mas. ahahhahaha. Ampun kalau beginian, kaki udah gemetaran duluan :-D

      Delete
  3. wah, Jatim Park 1. aku ada kenangan di sini pas masih kecil. mungkin kalo aku ke sini lagi bisa nulis tentang itu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh pernah kecil juga kamu, Gall? Kirain langsung kuliah :-D

      Delete
  4. Jalan2 ke Malang nya bikin mupeng mas.
    Btw Jatim Park 1 sama 2 itu berarti sendiri2 ya tiket masuknya? Adakah perbedaan lebih detailnya? Ditunggu posting selanjutnya. Hahaa :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sendiri-sendiri, dan beda konsepnya kok. Ditunggu ya 2 minggu lagi ehhehehhehe

      Delete
  5. Keren juga ya Jatim Park I, kombinasi TMII dan Ancol..hehe

    ReplyDelete
  6. wah ke jatim park mas, bener2 istoqomah nggak tergoda nyobain wahanya ya :)
    apa masih di batu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku takut coba-coba, mas hahahahah. Sudah di Jogja, insyaallah bulan mei ke sana lagi :-D

      Delete
  7. Kalau Jatim Park 1 malah belum pernah kang. Isinya beda ya sama jatim park 2 ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beda kang, Jatim Park I lebih pada wahana permainan air dll :-D

      Delete
  8. Replies
    1. Ayoo hahahhaahha, Mei aku ke sana lagi :-D

      Delete
  9. Tahun lalu cuma ke Jatim Park II karena anak maunya liat Batu Secret Zoo. Padahal di Jatim Park I ada main air-airnya ya. Bisa lebih lama di sana kalau gitu. Setelah dari Batu Secret Zoo, main ke alun-alun Batu. Ramainya minta ampun... Enak ciloknya, hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku malah nggak singgah di Alun-alunnya, mas. Tapi emang ruame banget di sana :-D

      Delete
  10. wah lama" malang bisa ngejar jogja ya ms hehe tapi jogja tetap khas karena ada kratonnya hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yapp, Jogja emang beda hehehehhe. Kalau Malang emang benar-benar bersolek kok.

      Delete
  11. Udah mampir ke BNS, Museum angkut, Jatim Park 2, dan wisata yang dimalang lainnya. Jangan sampai ketinggalan bro, rugi...rugi :D

    ReplyDelete
  12. jatim part 1 malang menarik sekali untuk di kunjungi saat liburan..

    ReplyDelete