Gyeongbokgung Palace: Istana Terbesar di Seoul yang Wajib Kamu Kunjungi - Nasirullah Sitam

Gyeongbokgung Palace: Istana Terbesar di Seoul yang Wajib Kamu Kunjungi

Share This

Gyeongbokgung Palace - Sumber: pexel

Kamu pernah nggak, lihat foto orang pakai hanbok berdiri di depan gerbang kayu besar dengan latar gunung di kejauhan, terus penasaran itu tempat apa? Kemungkinan besar itu Gyeongbokgung Palace, salah satu istana paling ikonik di Seoul yang sering muncul di drama Korea maupun konten traveling. Bukan cuma soal foto bagus, tempat ini juga menyimpan cerita panjang tentang Dinasti Joseon yang pernah berkuasa ratusan tahun di Korea.

Waktu pertama kali masuk lewat Gerbang Gwanghwamun, kamu bakal langsung disambut halaman luas dengan bangunan-bangunan kayu bergaya tradisional yang tertata rapi. Suasananya tenang meski ramai pengunjung, dan kamu bisa ngerasain gimana rasanya jalan di area yang dulu jadi pusat pemerintahan kerajaan. Buat kamu yang suka jalan-jalan sambil belajar sejarah tanpa perlu baca buku tebal, Gyeongbokgung Palace ini jawabannya.

Sekilas Tentang Gyeongbokgung Palace

Gyeongbokgung Palace, atau sering disebut Istana Gyeongbok, adalah istana utama Dinasti Joseon yang dibangun pada tahun 1395. Istana ini merupakan yang terbesar dari lima istana besar yang dibangun pada masa itu, dan dulunya berfungsi sebagai tempat tinggal keluarga kerajaan sekaligus pusat pemerintahan.

Perjalanan istana ini nggak selalu mulus. Bangunan aslinya sempat terbakar habis saat Perang Imjin pada akhir abad ke-16, dan area ini ditinggalkan selama sekitar dua abad. Baru pada abad ke-19, di bawah kepemimpinan Pangeran Bupati Heungseon pada masa pemerintahan Raja Gojong, istana ini dipugar kembali dengan total sekitar 500 bangunan dibangun ulang di lahan seluas lebih dari 40 hektare. Sekarang, kompleks ini juga jadi rumah bagi Museum Rakyat Nasional Korea dan Museum Istana Nasional Korea, jadi kamu bisa sekalian belajar lebih dalam soal sejarah dan budaya Korea di satu tempat yang sama.

Lokasi dan Cara ke Sana

Gyeongbokgung Palace berlokasi di 161 Sajik-ro, Jongno-gu, Seoul, tepat di sebelah utara Gwanghwamun Square. Lokasinya strategis dan mudah dijangkau, apalagi kalau kamu pakai transportasi umum.

Cara paling praktis adalah naik subway Line 3 (Orange Line) dan turun di Stasiun Gyeongbokgung, lalu keluar lewat Exit 5. Dari situ kamu tinggal jalan kaki sekitar dua menit untuk sampai di gerbang utama. Alternatif lain, kamu bisa naik Line 5 dan turun di Stasiun Gwanghwamun lewat Exit 2, lalu jalan kaki sekitar 10 menit. Kalau kamu lebih suka jalan santai sambil menikmati suasana kota, rute dari Gwanghwamun Square juga bisa jadi pilihan karena jaraknya cuma sekitar 100 meter dari istana.

Apa Saja yang Bisa Kamu Lakukan di Sini?
Menjelajahi Gerbang dan Bangunan Utama

Gerbang Gwanghwamun jadi pintu masuk utama sekaligus salah satu ikon paling dikenal dari seluruh kompleks istana. Setelah masuk, kamu akan menemukan Geunjeongjeon Hall, aula utama yang dulu dipakai untuk berbagai kegiatan resmi kerajaan. Banyak pengunjung menganggap area ini sebagai bagian paling menarik dari seluruh kompleks karena arsitekturnya yang detail dan warnanya yang khas.

Menikmati Gyeonghoeru dan Hyangwonjeong Pavilion

Kalau kamu suka foto dengan latar air, jangan lewatkan Gyeonghoeru Pavilion yang berdiri di atas kolam besar, dulu dipakai untuk menyambut tamu penting kerajaan. Ada juga Hyangwonjeong Pavilion yang berada di tengah danau kecil dan terhubung lewat jembatan kayu. Pantulan bangunan di permukaan air menciptakan pemandangan yang cukup memikat, terutama saat musim gugur ketika daun-daun berubah warna keemasan.

Menonton Upacara Pergantian Penjaga

Salah satu atraksi yang paling dicari wisatawan adalah upacara pergantian penjaga kerajaan atau Royal Guard Changing Ceremony. Prosesi ini menampilkan para penjaga dengan kostum tradisional lengkap dan berlangsung beberapa kali dalam sehari tanpa biaya tambahan. Momen ini jadi kesempatan bagus buat kamu yang penasaran seperti apa tradisi kerajaan Korea zaman dulu.

Berfoto dengan Hanbok

Gyeongbokgung juga jadi lokasi favorit buat sewa dan foto pakai hanbok, pakaian tradisional Korea. Ada banyak tempat penyewaan di sekitar area istana dengan harga yang cukup terjangkau. Menariknya lagi, kalau kamu pakai hanbok saat berkunjung, biasanya kamu bisa masuk ke area istana secara gratis, jadi ini juga cara hemat sekaligus seru untuk menikmati kunjunganmu.

Info Praktis: Jam Buka dan Harga Tiket

Sebelum berangkat, ada baiknya kamu catat dulu info berikut:Jam operasional: setiap hari kecuali Selasa, biasanya mulai pukul 09.00 pagi. Jam tutup menyesuaikan musim, sekitar pukul 17.00 di musim dingin (November-Februari) dan bisa sampai 18.00-18.30 di musim panas
  • Harga tiket dewasa (19-64 tahun): sekitar 3.000 won
  • Harga tiket anak (7-18 tahun): sekitar 1.500 won
  • Pengunjung di atas 65 tahun: gratis
  • Tiket kombinasi 4 istana (termasuk Changdeokgung, Changgyeonggung, Deoksugung, dan Kuil Jongmyo): sekitar 10.000 won untuk dewasa dan 5.000 won untuk anak, berlaku selama 3 bulan
  • Biaya parkir: 3.000 won untuk kendaraan kecil dan 5.000 won untuk kendaraan besar di dua jam pertama, dengan tambahan biaya tiap 10 menit berikutnya
Penting diingat, loket biasanya tutup satu jam sebelum jam operasional berakhir, jadi jangan datang terlalu mepet kalau nggak mau kehabisan waktu eksplor.

Tips Berkunjung ke Gyeongbokgung Palace

  1. Datang pagi hari begitu istana baru buka, supaya kamu bisa eksplor dengan lebih leluasa sebelum area mulai ramai pengunjung.
  2. Sewa hanbok di sekitar istana kalau kamu ingin foto yang lebih otentik sekaligus berpeluang dapat akses masuk gratis.
  3. Cek jadwal upacara pergantian penjaga sebelum berangkat, supaya kamu nggak melewatkan momen ini.
  4. Manfaatkan tur gratis berbahasa Inggris yang biasanya tersedia beberapa kali sehari kalau kamu ingin penjelasan sejarah yang lebih detail tanpa perlu reservasi tambahan.
  5. Kalau ini bagian dari perjalanan yang lebih panjang ke Korea, biasanya lebih praktis kalau kamu ambil paket tour Korea yang sudah memasukkan Gyeongbokgung Palace dalam itinerary, jadi kamu nggak perlu atur transportasi dan jadwal sendiri.
Buat kamu yang baru pertama kali ke Korea dan masih bingung menyusun rencana perjalanan, berkonsultasi dengan travel agent yang menjual paket wisata Korea seperti Joglo Wisata juga bisa membantu, terutama untuk memastikan jadwal kunjungan ke istana ini nggak bentrok dengan destinasi lain yang ingin kamu datangi selama di Seoul.

Gyeongbokgung Palace bukan sekadar tempat foto, tapi juga pintu masuk buat memahami sejarah dan budaya Korea yang masih terjaga sampai sekarang. Kalau kamu sedang menyusun itinerary ke Seoul, tempat ini layak jadi salah satu prioritas utama dalam daftar kunjunganmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages