Tiga Malam Menginap di Hotel Radisson Lampung Kedaton - Nasirullah Sitam

Tiga Malam Menginap di Hotel Radisson Lampung Kedaton

Share This

Kamar di hotel Radisson Lampung Kedaton
Pukul 14.00 Wib, kami sudah mendarat di bandara Radin Intan Lampung. Kami bergegas memesan transporasti daring menuju hotel. Untuk beberapa hari ini, kami berkunjung ke Bandar Lampung, dan menginap di Hotel Radisson Lampung Kedaton.

Perjalanan dari bandara Radin Intan menuju Bandar Lampung sekitar setengah jam. Sepanjang perjalanan, ruas jalan ini mengingatkanku jalur Pantura. Banyak kendaraan besar yang berlalu-lalang. Hingga akhirnya sampai di bundaran Hajimena Raja Basa Lampung.

Mobil yang kami naiki terus melintas, melewati beberapa jembatan layang, hingga sampai di seberang hotel Radisson Lampung Kedaton. Kami berhenti tepat di depan hotel, lantas menunggu waktu untuk bisa masuk kamar.

Hotel Radisson Lampung Kedaton berlokasi di jalan Teuku Umar, Kedaton, Bandar Lampung. Hotel ini satu tempat dengan mall. Kami duduk santai melepas lelah di kursi yang ada di lobi, sementara beberapa kawan sedang mengurusi kamar.
Antre check in di Radisson Lampung Kedaton
Antre check in di Radisson Lampung Kedaton
Berhubung kami datang dengan jumlah rombongan, kamar-kamar yang kami pesan sebagian belum tersedia. Untuk melepas lelah, kami duduk di dereta kursi yang ada di lobi. Sesekali melangkah ke area luar, melihat suasana Bandar Lampung menjelang sore.

Waktu ditunggu tiba, aku akhirnya mendapatkan kunci kamar. Kami dapat kamar di lantai 7, semua kamar yang kami pesan merupakan kamar bebas rokok. Kami menuju lift yang ada di samping, tertera keterangan tiap lantai.

Bahkan dari hotel sini, kita bisa mempunyai akses langsung menuju Kedaton Mall. Memasuki lift, aku memindai kunci kamar pada lift, baru menekan kamar yang kami tuju. Sepertinya, hotel Radisson Lampung Kedaton ini salah satu hotel paling strategi di Bandar Lampung.

Di Bandar Lampung, kami ada agenda selama empat hari. Sehingga kami menginap di hotel Radisson Lampung Kedaton tiga malam. Aku satu kamar dengan kawan, kamar yang kami inapi lumayan luas, dengan pemandangan kota Bandar Lampung.
Interior kamar di Radisson Lampung Kedaton
Interior kamar di Radisson Lampung Kedaton
Setiap menginap di hotel, aku langsung mencari arah kiblat. Di hotel ini, sudah tertera arah kiblat pada plafon. Selain sepasang kasur, di kamar juga terdapat satu sofa yang bisa digunakan untuk bersantai. Pun dengan kursi untuk bekerja.

Baluran cat berwarna coklat muda, berpadu dengan lantai yang warnanya selaras. Hanya figura besar di dinding berwana biru sebagai pembeda. Televisi berukuran besar, lengkap dengan channel yang beragam. Di kamar juga tersedia kulkas mini dan brankas.

“Kopi sama tehnya di mana ya?” celetukku.

Di meja tak terlihat adanya teh maupun kopi seperti hotel-hotel yang lainnya. Hanya tersedia air mineral. Ternyata teh, kopi, dan gula diletakkan pada laci di bawah kulkas mini, sehingga tidak terlihat kalau kami tidak iseng membuka laci.
Kamar mandi di Radisson Lampung Kedaton
Kamar mandi di Radisson Lampung Kedaton
Hotel Radisson Kedaton Lampung ini merupakan salah satu hotel berbintang 4 di Bandar Lampung. Menurut informasi, terdapat sekitar 215 kamar dengan berbagai tipe. Hotel ini dibangun 9 lantai, terdapat beberapa fasilitas yang disediakan oleh hotel.

Salah satu fasilitas yang kami gunakan adalah ballroom di lantai 5. Kami memang ada satu acara di tempat ini. Lantai 5 juga lokasi kolam renang. Menariknya, kolam renang di hotel Radisson Kedaton Lampung tersekat oleh dinding transparan agar lebih privasi.

Selain itu, di hotel Radisson Kedaton Lampung juga terdapat beberapa kafe. Setahuku, di lobi hotel ada semacam kafe yang menawarkan berbagai minuman. Di lantai 5 pun demikian, terdapat kafe yang bisa dijadikan tempat bersantai.

Selama di hotel Radisson Kedaton Lampung, aku memang tidak menjelajah setiap sudut ruangan, karena fokus bekerja di tempat yang lain. Di sini hanya untuk istirahat dan ada kegiatan di salah satu malamnya bersama pihak eksternal.
Kafe di area lobi Radisson Lampung Kedaton
Kafe di area lobi Radisson Lampung Kedaton
Selama menginap di hotel Radisson Kedaton Lampung, menu makanan di restoran tidak banyak perubahan. Aku melihat untuk lauknya tidak ada perbedaan yang signifikan. Sehingga, aku hanya menjajal nasi goreng dan lauk yang lainnya.

Untuk menu yang lain tetap ada seperti telur rebus, omlet, gorengan, dan sejenisnya. Salah satu yang menarik adalah, adanya beberapa buah seperti pisang, apel, maupun rambutan yang disajikan. Meski buah-buah tersebut tidak setiap hari, hanya sebagai tambahan selain buat melon, semangka, dan papaya.

Empat hari tiga malam kami menginap. Aku tidak sempat berkunjung ke mall, meski satu lokasi. Untuk parkir kendaraan pribadi, hotel ini memang tidak memiliki tempat yang luas di bagian depan. Area parkir paling luas milik mall.

Secara keseluruhan, menginap di hotel Radisson Kedaton Lampung cukup strategis jika keperluan kita di pusat kota Bandar Lampung. Namun tempat ini jauh dari destinasi wisata seperti pantai. Tak masalah, toh tujuan kami di Lampung memang tugas bekerja.

Tidak ada kesan yang buruk selama menginap. Pelayanan cukup bagus, memang sempat terkendala sedikit sewaktu hari pertama, tapi selebihnya aman. Petugas yang bertugas menjaga pun ramah. Dan suasananya tetap tenang meski di tengah keramaian kota Bandar Lampung. *Lampung; 17-20 Mei 2026.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages