Candi Banyunibo: Candi Mungil dan Eksotik di Bokoharjo

Selepas perjalanan pulang dari Candi Abang melewati arah jalan Solo (06-04-13) muncul ide dari teman untuk sekedar mencari tempat untuk mencuci kaki karena terlalu kotor. Dan teman mengajak menuju area Candi Banyunibo, ini lokasinya di Dusun Cepit, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Lokasinya tidak jauh dari komplek Candi  Ratu Boko, Candi Barong, maupun Candi Ijo. Banyak banget bukan candi disekitar sini.

Dengan adanya beberapa petunjuk arah disepanjang jalanan, akhirnya kami bisa dengan mudah menuju lokasi ini. Selain itupun salah satu temanku sudah pernah gowes untuk ke Candi ini. Jalanan awalnya cukup baik, tapi setelah mau masuk area Candi jalanan berubah menjadi aspal yang sudah rusak. Terpaksa harus memilih jalanan, hemmm lumayan rusak seperti ini jalanannya.
Papan petunjuk arah lokasi candi
Papan petunjuk arah lokasi candi
Papan petunjuk arah lokasi candii
Jalannya sedikit rusak
Jalannya sedikit rusak
Sampai di Candi ini, kami lapor dulu kepetugasnya. Dan akhirnya kami harus membayar retribusi sebesar RP. 2000/orang. Tidak masalah untuk itu, yang penting kami bisa menikmati ketenangan candi ini. Kami sempat membersihkan diri dikamar mandi belakang pos penjaga, setelah itu berusaha untuk mengabadikan beberapa gambar candi ini.
Kawasan Candi Banyunibo
Kawasan Candi Banyunibo
Kawasan Candi Banyunibo
Kawasan Candi Banyunibo
Kawasan Candi Banyunibo
Kawasan Candi Banyunibo
Ornamen didinding candi
Ornamen didinding candi
Indah bukan lokasinya? Mungil bangetkan candinya? Dan yang pasti candi ini cukup bersih lokasinya, depan juga tamannya terjaga walau tidak terlalu luas. Ini adalah opsi lain bagi pecinta sepeda (gowes) untuk menuju lokasi ini. Dijamin kalian bisa menjernihkan otak dan bisa menikmati sisa-sisa relief candi yang mempunyai banyak makna yang tidak bisa kita ketahui.

Lumayan bagus bukan, dan yang pasti ini adalah lokasi yang sejuk dan tenang. Kita bisa berbincang dengan santai dilokasi ini seraya menikmati keindahah sekitarnya. Kamipun beristirahat dicandi ini, seraya bercanda dan berbicara apa saja.
Santai dan melepas lelah
Santai dan melepas lelah
Santai dan melepas lelah
 Narsis dulu didepan candi
 Narsis dulu didepan candi
Hal yang saya dapat ketika gowes menuju candi ini adalah bahwa untuk mencari lokasi yang cukup indah piknik itu bisa dimana saja dan tidak harus bayar mahal. Dicandi ini kita bisa menikmati keasrian, keindahan relief dan ketenangan batin dengan sangat murah meriah. Semoga peninggalan sejarah seperti ini tetap terjaga agar anak cucu kita kelak masih bisa melihat dan menikmati keindahannya.
Baca juga postingan  yang terkait
Candi Abang: Gowes Menuju Bukit atau Candi?
Gowes Menuju Makam Imogiri
Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar :

  1. Wow, ada obyek wisata yang asri kayak gini, Tiket masuknya juga tergolong tergolong murah juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cukup 2K kita dapat menikmati keindahan candi :)

      Delete