Perjuangan LO BN2013

Sebelum aku menulis sedikit runtutan cerita yang terekam dalam otakku, aku mengucapkan “Selamat untuk perjuangan teman-teman LO BN2013” jerih payah dan pengorbanan kita semua tidak dapat dibayar dengan materi, karena terlalu murah kalau dinilai dengan materi. Hasil jerih payah kita sudah terbayar saat para panitia dan peserta tersenyum lepas dengan berhasilnya acara BN2013 selesai terlaksana. Tulisan ini adalah satu diantara tulisan-tulisan lain yang sedang aku tulis tentang pengalaman di BN2013.
Kecerian teman-teman LO
Kecerian teman-teman LO (Dok: Panitia BN2013)
LO? Ya benar LO itu adalah Liaison Officer. Kami adalah pasukan kecil yang terendah dan bekerja mulai dari hari Jumat 29 November 2013 sampai 1 Desember 2013. Jelas tugas kami tentunya menjadi orang pertama kali yang menerima peserta dan mengarahkannya agar bisa ikut semua acara dengan tepat waktu.

Cerita itu dimulai dari hari jum’at ketika aku mendapat jatah mendata peserta pukul 18.00 – 00.00wib. seperti sudah aku perkirakan, jam-jam malam adalah masa paling banyak peserta berdatangan, dan akupun mulai mendata satu persatu dibantu mbak Hani. Sampai pukul 21.00wib lancar saja, namun kelancaran mendata tersebut mulai tersendat karena banyak peserta yang belum mendaftar penginapan. Alhasil aku harus berkomunikasi dengan panitia lain dan mengambil keputusan menampung yang tidak terdata dengan cara bagaimanapun.

Sampai akhirnya dinihari, aku masih berkomunikasi dengan teman-teman blogger Bojonegoro (28 orang). Mereka berkomunkasi denganku dari awal, karena tugasku adalah mendata mereka yang datang, aku putuskan malam ini tidak tidur dulu sampai menunggu rombongan Bojonegoro datang. Alhamdulillah, pukul 03.30 wib mereka datang dengan personil 20 cowok dan 8 cewek. Fix malam sabtu aku hanya tidur 30 menit saja.
------

Sabtu pagi rencana diubah dengan cepat, ini adalah Plan B. Aku mulai menginfokan keteman-teman kalau acara diubah langsung ke Joglo Abang, tidak jadi di Keraton. Subhanallah, semua smsku dibalas para peserta. Berbagai reaksi mereka tunjukkan, dan dari sini aku bilang dalam diri “Ini adalah resikoku, jadi aku terima apapun jawaban mereka”. Tuhan tahu, apabila kita berdoa berharap diberi kesabaran, maka Tuhan memberi ujian kepada kita untuk mencoba tetap bersabar.

Agenda di Joglo Abang mulai berjalan, berbagai rintangan dari awal dari transportasi dan lainnya adalah bumbu tersendiri yang sangat membuat pengalaman ini semakin terasa dalam. Setiap acara berjalan dan aku tidak bisa berkata apakah ini berhasil atau tidak, berkesan atau tidak, karena banyak komentar-komentar yang kurang enak didengar, tapi aku tetap bersyukur ini adalah keputusan yang terbaik diantara ribuan yang terburuk.

Kami (para LO) layaknya bunglon, karena kami harus bekerja menjadi apa saja. Menjadi seksi konsumsi, atau apa saja yang dibutuhkan panitia. Kami berusaha untuk tetap bekerja walau sebenarnya raga ini sudah terlalu lelah untuk melakukannya. Tapi Tuhan Maha Kuasa, disaat kami merasa lelah dengan apa yang kami lakukan, Tuhan memberikan keceriaan kami dengan berkumpulnya anak-anak kecil disekitar Joglo Abang untuk  mengajak bermain bersama.
Berkumpul dengan anak-anak kecil
Berkumpul dengan anak-anak kecil (Dok: Panitia BN2013)
Susah senang kumpul bersama di Joglo Abang berlanjut ke Desa Wisata Tembi. Aku tahu para LO sudah terlalu capek, tapi sebagian besar dari mereka tetap gigih untuk mengerjakan tugasnya. Salut untuk kalian teman. Dan akhirnya malam itu aku bisa tidur nyenyak 6 jam di Tembi. Bayangkan saja, sejak hari jumat hingga minggu pagi aku hanya tidur 6,5jam. Tapi Tuhan ternyata tahu apa doaku, sehingga aku bisa tetap semangat menyambut hari minggu.

Setengah hari kegiatan dilakukan di Tembi. Kami para LO senantiasa tersenyum sambil menyapa para peserta, mencoba berbaur dengan mereka saat sarapan pagi. Dan iseng-iseng mengajak mereka berfoto bersama. Segala pengorbanan teman-teman LO terbayar sudah. Disaat penutupan acara, ternyata teman-teman LO adalah yang terkompak. Paling banyak hadir dan yang pasti paling eksis untuk difoto.

Kenangan yang terindah adalah disaat kami harus berjejer layaknya penduduk antri mendapatkan kupon sembako. Kami ternyata bisa antri dengan baik saat menerima sebuah kertas yang bertuliskan kata “SERTIFIKAT PANITIA”. Dari kejadian ini aku bisa paham LO bukanlah sekelompok panitia pelengkap saja, tapi LO adalah sosok-sosok panitia yang hebat, yang bisa menentukan berhsil atau tidaknya acara.
Sertifitat ditanganku
Antri mengambil sertifikat (Dok: Panitia BN2013)
Terima kasih untuk seluruh panitia dan peserta BN2013. Kejadian kemarin bukanlah suatu kebetulan, melainkan sudah diatur Tuhan agar kita dapat merasakan dan mendapatkan keluarga baru lagi. Semoga kita tetap dipersatukan oleh Tuhan dengan satu ikatan yang kuat. Ikatan yang terjalin pada kata “BLOGGER NUSANTARA”. 
Baca juga postingan yang lain Mengenalkan Manfaat Perpustakaan ke Siswa SD
Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

24 komentar :

  1. petramaksss,,,, LO BN2013 !! :D :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku kasih bonus nasi pecel pincuk 2 bungkus ambil di setiap pos desa Tembi ya :-D :-D

      Delete
    2. mampir neng blogku yoo wkwkwkwk adiebreezha.blogspot(dot)com

      Delete
    3. Siap, tadi udah sempat baca blog tak bernama atau apa namanya heeee

      Delete
  2. hohoho.... semua berjuang untuk satu tujuan, dari yang garis depan sampai dengan yang garis belakang berjuang

    dari yang awalnya "yang paling pasti adalah ketidakpastian" sampai dengan "yang paling pasti adalah kemeriahan" hohoho jooosss....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pokoknya dari awal was-was akhirnya bisa bernafas lega :-)

      Delete
  3. maksimal pokoknya mas :) kita luar biasa :D hehehe

    ReplyDelete
  4. Replies
    1. Ini juga ngambil digrup :-)
      Oya ntar mlm ikut kumpul kah? Ada info digrup tuh

      Delete
  5. hanya masih tetep bingung kenapa dinamakan LO, mungkin akan lebih "istimewa" justru jika menggunakan istilah yang njawani......

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lebih enak dikasih nama AT: Among Tamu :-)

      Delete
  6. Iseng nyari pic buat @BN2013 :D lagi sedikit mengenang kekecean acara BN2013 @Tembi :D dan menemukan blog ini,sekaligus menyapa salah satu LOnya :D hallo panitia hebat :D silahkan mampir jika berkenan :)

    http://jejak-risa.blogspot.com/2013/12/bn2013.html :D

    ReplyDelete
  7. :-) Terima kasih udah mampir,
    Oya tulisan tentang BN2013 keren punyamu mbak :-D

    ReplyDelete