Perpaduan Keindahan Sunset, Sunrise, dan Siluet di Pantai Baru, Bantul

Selama mengikuti camping di Pantai Baru, aku mengikuti banyak kegiatan. Menjelang senja, aktifitas pun mulai tidak padat. Aku dan yang lain mulai bersantai menikmati terpaan angin laut yang semakin kencang. Menyaksikan tendaku yang bergoyang terkena terpaan angin laut. Bahkan di sudut lain, ada beberapa tenda yang sempat roboh dan terbawa hembusan angin laut. Memang, angin di pantai Baru lumayan kencang, sehingga patok-patok tenda harus lebih banyak dan kuat.
Tenda, Pohon Cemara dan Pantai Baru
Tenda, Pohon Cemara dan Pantai Baru
Kemeriahan kali ini tidak lagi di stand, namun dihamparan pasir yang memanjang. Jika diruntut, pantai Baru ini bisa sampai ke pantai Parangtritis. Bentuk pasir dan deburan ombak pun tidak berbeda. Aku sengaja duduk manis dimatras seraya menatap putaran jam tangan. Sebentar lagi aku akan menyaksikan sunset, tentu pemandangan yang tidak ingin dilepaskan begitu saja. Apalagi sebuah kamera pocket sudah sedari tadi dalam genggamanku.

Mentari semakin lama mulai merangkak turun menuju peraduan. Aku mulai mengabadikan beberapa kali objek yang kurasa bagus untuk diabadikan. Sampai akhirnya, aku tersadar jika saat seperti ini adalah waktu yang tepat untuk berburu foto siluet. Beranjak kuambil Tripod mini di dalam tenda, lalu memasang kamera, dan menancapkan digundukan pasir. Ritual setelan 10 detik pun berlangsung dengan cepat, hasilnya pun diluar dugaan. Menurutku sangat bagus, amat sangat bagus dan indah bagi orang pemula sepertiku. Apalagi modelnya pun aku sendiri *info tidak penting, walau di atas pohon tampak teman sedang asyik memanjat pohon Cemara. Sejurus kemudian, aku mengabadikan sepeda teman yang tersandar dipohon Cemara. Sengaja aku abadikan dalam momen siluet, karena menurutku sangat indah.
Hasil jepretanku di pantai saat siluet
Hasil jepretanku di pantai saat siluet
Hasil jepretanku di pantai saat siluet
Kembali aku mengabadikan diri bersama sepeda dan tenda dalam sinar yang siluet. Lagi-lagi menurutku sangat indah. Oya, tentu kalian melihat ada sebuah kantong plastik yang terbang di belakangku berpose. Itu bukan kantung plastik yang berterbangan sebenarnya, namun plastik tersebut sengaja diberi senar temanku agar melayang. Mungkin dia sedang membayangkan kalau plastiknya adalah Layang-layang. Melihat hasil potret yang bagus, temanku (Arzy) pun meminta untuk mengulangi lagi berfotonya. Fix, teman setenda pun berfoto bareng. Keren kan? Foto ini aku jadikan wallpaper sampai sekarang.
Bermain dengan siluet pantai
Bermain dengan siluet pantai
Bermain dengan siluet pantai
Bergantinya malam dari sore tentu menjadi waktu yang tepat bagi orang-orang yang ada di tepian pantai. Apalagi pantai Baru yang kugunakan untuk camping dapat melihat proses tenggelamnya matahari. Ya, sunset di pantai adalah pemandangan yang indah. Pemandangan kuning keemasan, serta sinar matahari yang masih berpendar menyilaukan mata lambat laun akan menghilang. Pancaran matahari menjadi lebih enak dipandang, layaknya bulan. Aku dan orang-orang saling terpaku menunggu momen tersebut. Tangan dengan sigap mengabadikan apa yang terlihat oleh mata.
Sunset di pantai Baru, Bantul
Sunset di pantai Baru, Bantul
Sunset di pantai Baru, Bantul
Menjelang tengah malam, aku dan teman rombongan berkumpul dan bermain bersama di salah satu tenda. Tepatnya pagi pukul 05:00 wib, aku bergegas bangun. Kulangkahkan kaki menuju bangunan yang bertuliskan “Musholla”, dan menjalankan ibadah di sana bareng salah satu peserta camping. Pagi ini hembusan angin laut agak berkurang. Tenda-tenda terlihat basah karena hempasan butiran ombak yang terbawa angin membentuk hujan halus. Tanpa kusadari, di antara rerimbunan pohon Cemara terlihat warna kuning keemasan. Aku beranjak untuk melihatnya, di sini aku menyaksikan sunrise. Berbalikan dengan sunset kemarin sore yang ada di ufut barat, kali ini sang raja siang menampakkan rupanya dari ufuk timur.
Sempat mengabadikan sunrise di pantai Baru
Sempat mengabadikan sunrise di pantai Baru
Tidak butuh waktu lama setelah mentari muncul, dunia pun menjadi terang. Aku pun larut dalam aktifitas bareng peserta camping. Kami berbondong-bondong melangkahkan kaki di antara hamparan pasir yang luas, memunguti sampah plastik yang bersebaran ditinggalkan sang empunya. Kantong-kantong plastik pun mulai terisi, kami masih terus melangkah lebih jauh dan mengumpulkan sampah lebih banyak.
Sekedar untuk mengabadikan
Sekedar untuk mengabadikan
Selama dua hari aku menikmati waktu akhir pekan di pantai Baru. Merasakan suasana yang sedikit berbeda, mengayuh pedal sepeda untuk sampai dilokasi, mengabadikan setiap momen yang indah. Mendapatkan teman-teman baru, melihat riuhnya orang-orang yang tidak kukenal, dan mendapatkan inspirasi untuk menulis di blog. Aku menikmati waktu ini, seperti saat mengayuh pedal di siang hari untuk kembali ke kos. Mengabaikan teriknya matahari yang tepat di atas kepala. Kembali ke rutinitas biasanya, setelah sejenak menghilang dari keramaian kota. *Bikecamping tanggal 26-27 September 2015 di Pantai Baru, Srandakan, Bantul
Baca juga tulisan lainnya 
Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

43 komentar :

  1. Saya malah baru tau mengenai pantai ini gan..
    wah cocok nih, besok kalau pulang kampung ke Bantul bisa maen kesini..
    Hehe

    ReplyDelete
  2. Di pantai baru masih bisa pasang tenda di pinggir pantai kalau di pantai pangandaran sudah tidak di izinkan lagi untuk mendirikan tenda atau tidur di pinggir pantai seperti itu :)

    ReplyDelete
  3. bulan lalu kami sekeluarga berkesempatan piknik ke Pantai baru Bantul, tapi ditunggu hingga dua hari tidaklah saya temukan sunset, sunrise dan siluet yang bisa dinikmati pada waktu bersamaan ya...lagi apes kali saya mah ya?

    ReplyDelete
  4. keren-keren! kemping sambil membersihkan pantai ya ceritanya? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, itu satu rangkaian acara dengan campingnya :-D

      Delete
  5. kereen tuh malah yang ada yg naik di pohonnya yang paling kereen .. mau juga bikin siluet pas sunset atau sunrise tapi kapan ke pantainya ? kapan ke gunungnya ? diem dirumah mulu sibuk kuliah jadi kurang piknik :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu teman yang naik pohon haaaa. Ayoo sesekali main ke pantai :-D

      Delete
  6. camping dalam rangka apa an sih kang ??? kalau camping di pantai kayak gitu apa gak dingin... kalau sayamah gak bakalan kuat kang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lumayan dingin sih heeee, tapi masih dingin di gunung :-D

      Delete
  7. Jadi pengen nyoba camping di pantai juga nih >.<

    ReplyDelete
  8. gw berharap di postingan ini, gw enggak nemuin foto sepeda :D
    caping di pantai, apa beda ya sama caping di gunung?
    DAMN i miss my bike

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haaa, kalo di pantai mah pasti pakai sepeda juga, :-D
      Beda suasananya :-D

      Delete
  9. ah, aku kangen camping di pantai..trakhir camping gt pas msh jd pramuka dulu :D.. dan lbh enak camping di pantai memang drpd di gunung.. suara debur ombaknya itu loh :) bikin nyenyak tidur. kalo di gunungkan yg didgr biasaya sra hewan ga jelas hahha...yg ada merinding ;p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haaa, sebenarnya setiap tempat itu punya keindahan masing-masing. Enaknya di gunung, kita bisa melihat awan lebih dekat dan menyenangkan :-D

      Delete
  10. Foto fotonya bikin wowww

    Yang melayangitu memang sekilas kayak layang layang ya mas

    Btw, jaraknya PP naik sepeda itu berapa Kilometer ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heee, biasa aja mbak fotonya :-D
      Jaraknya sekitar 60km PP, mbak :-D

      Delete
    2. wow ... jauh juga ya, keren mas.
      Di Jerman sini jika musim panas, banyak yang liburan pakai sepeda, jauhnya ratusan km, jadi sepedanya penuh dengan hal buat liburan, belum pernah nyoba sih, kebayang serunya.

      Delete
    3. Heeee, pengennya bisa ke Eropa, mbak. Naik sepeda keliling beberapa negara :-D

      Delete
  11. Keren perpaduannya mas, memang benar benar indah perpaduan sunrise & sunsetnya di pantai baru.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar mas, dimanapun tempatnya pasti akan terlihat indah saat seperti ini.

      Delete
  12. foto siluet yang ada tendanya keren benerrr
    pengen punya foto siluet seperti ini

    ReplyDelete
  13. gak ada penambangan kan disittu mas?? hihihihihih

    ReplyDelete
  14. wah seru juga cmaping di sni mas mantap.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heee, mantap lagi kalo bisa nyari ide di sini, mas :-D

      Delete
  15. Deket Pantai GOa Cemara nih ya. Sebagai orang bantul, jadi kangen rumah rasanya.

    Beberapa foto sih oke, Tapi untuk yang sunset kurang mantap dikit mas hehehhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya dekat pantai Goa Cemara.
      Biasanya mas, mengabadikan pakai kamera pocket biasa :-D

      Delete
  16. Terakhir kali ke pantai lupa kapan, saking lamanya nggak ke pantai lagi. Action-nya bagus mas, biar pantainya jadi bersih. Pemandangan mataharinya bagus banget

    ReplyDelete
  17. sudah lama ga ke pantai baru ini..
    sepertinya kalah pamor sama pantai2 gunungkidul hihihihi..
    pernah mencari sunset di pantai ini..pas mau terbenam tiba-tiba mendung gelap dan akhirnya buru2 balik :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar, pantai di Bantul kalah pamor dengan makin banyaknya pantai di GK.
      Namun tetap saja ada pengunjung yang datang untuk outbond dll di sini.

      Delete
  18. Kapan2 lah kesana mas, saya libas ketiga keindahan tersebut. Sunset, sunrise, dan siluetnya pantai Baru ... :)

    ReplyDelete