Makan Malam di Angkringan Sendang Jogja

Waktu menikmati senja di Spot Riyadi telah usai, aku dan Charis menyusuri jalan menuju kota. Rute yang kami lewati adalah jalan lurus (Jalan Ratu Boko) yang berpangkal di depan Candi Prambanan. Tepatnya sebelum gapura Candi Prambanan. Seperti yang sudah Charis rencanakan, sejalan dengan menuju kos, kami akan berhenti dahulu mengisi perut di Angkringan Sendang. Angkringan ini berada sejajar dengan Pemancingan Sendang Ayu. Kalau dari arah Prambanan, lokasinya di kanan jalan. Lebih tepatnya lokasi ini di Jalan Solo km 15. Jadi tak jauh dari Candi Prambanan.

Sepeda motor yang kami kendarai pun sedikit berlahan, sementara itu Charis mencari jalan untuk putar balik. Begitu sudah berbalik, kami pun memarkirkan kendaraan bergabung dengan kendaraan motor lain yang sudah terparkir. Di sini ada banyak gerobak yang berjejer rapi sepanjang jalan. Bisa jadi lebih dari enam gerobak. Dan di paling ujung terdapat plang besar bertuliskan “Angkringan Sendang”. Aku mengamati tiap gerobak yang berisi makanan siap dilahap. Ada banyak menu yang dapat kita pilih, yang menarik adalah nasi di sini dibungkus dengan kertas bertuliskan Angkringan Sendang.
Sampai di Angkringan Sendang Jogja
Sampai di Angkringan Sendang Jogja
Sampai di Angkringan Sendang Jogja
Tiap angkringan tak semua dijaga, jadi kita dapat hilir mudik mengambil menu di tiap gerobak. Sudah disiapkan piring-piring dan sendok. Penjual angkringan sedang sibuk dipojokan membuatkan minuman yang dipesan pembeli. Menu pun beragam, mulai dari Nasi Teri, Nasi Tongkol, dan masih banyak lagi jenis nasi bungkus di sini. Begitupun dengan Gorengannya; kalian bisa memilih Mendoan, Tahu Goreng, Tahu Bacem, atau malah sate; bisa Sate Kikil, Telur Tusuk; juga tak ketinggalan seperti Ceker, Kepala Ayam, dan Ayam Goreng. Lengkap sudah, jadi ingin menu apa? Bisa juga kalau minta dibakar lauknya.

Angkringan ini berada di tepian jalan. Sehingga parkir kendaran motor/mobil tak mengganggu jalan. Kita bisa menikmati makan nasi angkringan dengan duduk dikursi, atau lesehan di belakang. Di belakang adalah tempat semacam bengkel/tempat cuci mobil yang dibuka dan diberi tikar. Cukup luas sih tempatnya, jadi bia buat kita bersantai. Semakin malam, angkringan ini makin ramai. Rata-rata mereka yang ingin menuju Solo dan sekitarnya berhenti di sini dan makan malam. Selain itu juga ada beberapa keluarga yang sengaja makan malam di sini.
Suasana di Angkringan Sendang
Suasana di Angkringan Sendang
Suasana di Angkringan Sendang
Berbeda dengan angkringan yang ada di tengah-tengah kota, di sini pembeli tak terlalu ramai dan berdesakan. Sehingga kita dapat ngobrol santai selama makan. Walau kadang dikira penjualnya oleh pembeli yang baru datang.

Aku dan Charis mengambil dua bungkus nasi. Kalau aku kedua bungkus Nasi Bakar, sedangkan Charis menunya Nasi Bakar dan Nasi Tongkol. Tentunya kenyang banget makan dua bungkus.

“Wehh, di sana ada tempe gorengnya,” Celetukku melihat ke gerobak lain yang tersedia Tempe Goreng.

“Ada banyak menu, jadi bingung ambil yang mana lauknya,” Balas Charis tertawa.
Ini temanku Charis yang mengajak makan di sini
Ini temanku Charis yang mengajak makan di sini
Kami pun menikmati makanan tersebut di gerobak paling ujung. Sedangkan di gerobak yang tak jauh dariku ada dua cewek yang juga menikmati makan malam, kami hanya saling menyapa sejenak lalu kembali melahap makanan yang ada dipiring. Sepertinya seluruh gerobak angkringan tersebut dikoordinasi orang yang sama, karena saat aku akan membayar, lokasi tempat kasir ada dipaling pojok. Jadi tinggal ke sana, sebutkan apa-apa yang kita makan da membayarnya. Untuk harga relatif murah kok. Jadi kalau sedang ke Jogja atau dari Jogja ingin ke Klaten dan sekitarnya bisa mampir makan malam di sini. Menunya beragam, jadi kadang sampai bingung mau milih makan apa. *Kuliner di Angkringan Sendang pada hari Kamis; 28 Februari 2016.
Baca juga kuliner lainnya 
Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

60 komentar :

  1. Wis mantap bener, malam2 makan di angkringan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heeee, anak kos sukanya pasti ke Angkringan :-D

      Delete
  2. enak-enak makanan di angkringan jogja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sesekali agan harus merasakan nikmatnya makan angkringan di Jogja :-D

      Delete
  3. Sering banget lewat nih apalagi jaman masih ngantor di klaten dulu. Tp belon pernah mampir

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sesekali kudu mampir, mbak. Biar merasakan :-D

      Delete
  4. Kenapa ya angkringan itu suka sebelahan ama tempat cuci mobil, hehe soalnya di tempatku juga gitu mas

    Klo sego kucing aku sukanya yg campur pindang
    Biar makin mirip ame kucing hehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heee, mungkin nggak sengaja itu mbak. Sego Kucing dan angkringan itu sama kok, mbak :-D

      Delete
  5. Haha mentang mentang murah nih mas makanannya di angkiran mulu, ternyata kita senasib mas suka mencari makan yang hemat hemat.
    Ahi hi hi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Namanya juga anak kos. Ynag penting murah dan kenyang *eh :-D

      Delete
  6. Wah warung favorit tuh, murah meriah, enakk :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heeee, pas disaku pelajar/mahasiswa :-D

      Delete
  7. kalau ke jogja harus coba mampir dulu ke angkringan ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silakan, ini kalau dari Jogja arah ke Prambanan :-D

      Delete
  8. wah wah wah, asik ya. nggam ramai, nggak berdesakkan. makan pun jadi lebih leluasa, bisa berinteraksi dengan lebih lega :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di sini enaknya kita bisa milih tempat, banyak kursinya hahahah

      Delete
  9. Tempat asik tempat favorit, Angkringan :D
    enak dan enak pokoknya enak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Angkringan selalu mempunyai ciri khas berbeda hehehhehe

      Delete
  10. paling asyik nongkrong diangkringan, jogja surganya angkringan

    ReplyDelete
  11. Tempatnya enik (saking enaknya), mbok yaqin. Kapan dulu ke situ juga. Masakanne enak meneh. Tapi gak tahu harganya relatif murah apa kagak. Lha wong dibayari kekekeke

    ReplyDelete
    Replies
    1. Murah kok, sesuai kantong kita hahahahhaha

      Delete
  12. wah sudah lama banget saya ngga makan di angkringan ... suasana disini lebih nyaman dan terkesan bersih .. enaklah untuk makan sambil nongkrong2 :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tempatnya memang jauh dari pusat keramaian kota, kang :-D

      Delete
  13. wah jadi lapar aku mas hehehe....

    ReplyDelete
  14. Sering banget lewatin angkringan itu pas motoran dari Jogja-Solo malam hari. Tapi rodo takut harganya nggak bersahabat jadi selalu skip hahaha. Rata-rata harga nasi bungkus berapaaa, Sitam?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harganya nggak sama kayak yang di pusat kota, mas. Aku sama temanku nasi bakar 2, nasi bungkus 1, plus minum, ayam goreng (sayap) dan beberapa gorengan lagi nggak sampai 20ribu. :-D

      Delete
  15. Sistemnya kepercayaan ya Mas, mereka tidak mencatat pesanan, tapi kita yang diminta menyebutkan apa-apa saja yg sudah kita makan. Semoga langgangannya berlimpah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar mbak, enaknya angkringan itu kayak gini. Walau ada yang membayar dulu sebelum makan :-D

      Delete
  16. Saya paling senang kalau makan di angkringan malam hari kang, apalgi di Sedang Jogja ini pasti enak banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau nanti plesiran ke Jogja kudu mampir sini, kang :-)

      Delete
  17. Lha mana 2 cewek yang disebutkan Mas, kok nggak difoto hihihi..malahan Cow temenya yang diposting.. :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbak-mbaknya mau difoto, jadi foto teman aja :-D

      Delete
    2. Kadang yang bening-bening perlu juga difoto Mas, buat penyemangat baca..hahaha

      Delete
    3. Besok-besok mas, kalo sempat hahahahah

      Delete
  18. kangen suasana makan di angkringan murah meriah tapi rasa juara

    ReplyDelete
  19. suasana dan rasanya ngangenin, nggak tau npa? JOgja selalu ngangenin. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jogja mempunyai cara tersendiri yang membuat kita selalu kangen.

      Delete
  20. Ih jogja buat rindu ini membuncah. Memanggil manggil dengan histerisnya. Love Jogja

    ReplyDelete
  21. apa yang paling istimewa makan di angkringan adalah suasananya yang memungkinkan orang2 yang sebelumnya tidak saling kenal jadi cepet akrab dalam sesaat dan bisa ngobrol asyik apa saja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget mas, kalo di dekat rumah kampung bakalan cepat akrab dengan warga setempat.

      Delete
  22. Dari sekian banyak angkringan yang ada, ternyata angkringan Jogja doang yang paling berkesan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setiap tempat mempunyai kesan beda-beda, mas :-)

      Delete
  23. Kalo ke Angkringan biasanya saya betah banget mas, saking betahnya saya sampek lupa udah ngambil jajan berapa tadi wahaha :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haaaa, nggak boleh lupa kalo makan gorengannya :-D

      Delete
  24. Deket rumahku itu mas, saya juga suka ke situ, makanannya bersih, sayang cepet habis karena laris.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wooh bias ditraktir kalo ke sini ahhahahaha

      Delete
  25. ke angkringan waktu malam memang waktu yang tepat rasanya berbeda ketika ke angkringan di sore hari.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya sama-sama menyenangkan suasananya mas hehehhe

      Delete
  26. mantep kang, paling seneng kalau nonkrong di angkringan, berjam jam cuma beli kopi hee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kadang sampai lupa makan gorengan berapa hahahha

      Delete
  27. Jogja banyak sekali angkringan yang menyenangkan. dan ringan di ongkos :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heeee, kalau makannya banyak juga jebol :-D

      Delete