Sudah menjadi agenda rutin, tiap mudik ke Rembang menyempatkan untuk menyambangi kafe di Rembang. Berhubung kedai kopi baru sedang buka, kami mengagendakan untuk mengunjunginya di akhir pekan. Nama kafenya adalah Loji Coffee and Space.
Berlokasi di jalan Mojopahit, Rembang, lokasinya cukup mudah diakses. Dari rumah, aku mengarahkan sepead motor menuju RSUD Rembang, lantas berlanjut ke arah stasiun. Nantinya, Loji Coffee and Space berada di sisi kiri jalan.
Menjelang siang ini terlihat ramai. Biasanya, kedai kopi yang baru buka memang sedang hits. Sehingga banyak pengunjung yang penasaran untuk menjajal menu yang ada. Tidak hanya di Rembang, di Jogja dan kota-kota besar pun demikian.
Motor kuparkirkan, kesan pertama yang kulihat dari bentuk bangunannya mengingatkanku salah satu kedai kopi yang ada di Jogja. Sekilas mirip, bahkan dengan pemilihan warna cat. Bahkan logo di media sosialnya pun warnanya mirip.
![]() |
| Mengunjungi Loji Coffee and Space Rembang |
Sejak beberapa waktu, aku memang sudah mencari menu minuman kopi yang disediakan. Di Loji Coffee and Space ada menu minuman yang menarik perhatianku untuk dicoba. Namanya Mont Blanc, menu kopi yang mungkin belum banyak kedai kopi miliki di Rembang.
Mont Blanc Coffee memang belum begitu familiar. Namun, keberadaan minuman ini cukup menarik untuk dijajal. Minuman ini cenderung lebih segar untuk dinikmati kala siang hari. berhubung di Loji Coffee and Space ada menu tersebut, minuman tersebut menjadi pilihanku.
“Mohon maaf, untuk menu kopi hari ini belum bisa dipesan,” terang pegawai yang di kasir?
“Semua minuman kopi yang ada di menu?” tanyaku memastikan.
Pegawai tersebut mengangguk. Ternyata, mesin kopi yang sedianya untuk membuat minuman sedang bermasalah. Sehingga untuk hari ini, pengunjung di Loji Coffee and Space hanya bisa memesan minuman nonkopi.
![]() |
| Daftar menu dan harga di Loji Coffee and Space Rembang |
Berhubung makin ramai yang mengantre, aku meminta rekomendasi minuman yang direkomendasikan pegawai. Pegawai tersebut merekomendasikan minuman matcha. Dari enam varian minuman matcha, beliau memilihkan matcha pistachio.
Aku mengikuti saja. Percayalah, ini kali pertama aku nantinya menyicip minuman matcha. Sedari dulu memang belum pernah menyicip matcha. Pun dengan istri yang sejak kami kenal, istri pasti memesan minuman coklat.
Untuk menu yang lainnya, kami berniat menjajal choco lava shokupan toast. Sayangnya siang ini menu tersebut sudah habis, jadi istri mengambil opsi lava shokupan toast. Sepertinya antusias pengunjung memang sedang tinggi, sehingga beberapa menu sudah habis meski kami datang siang hari.
Di Loji Coffee and Space, kisaran harga minuman dari 10.000 rupiah hingga 28.000 rupiah. Harga tersebut masih terjangaku bagi sebagian besar masyarakat di Rembang. Loji Coffee and Space mempunyai beberapa ruangan yang bisa dibuat nongkrong.
![]() |
| Area terbuka di Loji Coffee and Space Rembang |
Ruangan depan kasir hanya ditempati sekitar enam meja. Kemudian area tertutup lainnya ada di lantai dua. Tempat ini juga tidak begitu luas, dan tempat meja serta kursi saling berdekatan. Menariknya, kedai kopi ini tetap menyediakan satu tempat untuk salat di lantai dua. Musala memanfaatkan area kosong dekat tangga.
Kami memilih lantai dua, karena di bagian terbuka di bawah sudah penuh. Warna cat cerah menjadikan dinding bisa dijadikan latar saat berfoto. Di lantai dua cukup penuh, kami memilih area pinggir agar lebih nyaman.
Loji Coffee and Space siang ini sangat ramai. Kami sendiri datang hanya ingin menikmati minuman, lantas pulang. Waktu kami bersantai kurang dari satu jam. Minuman sudah diantarkan, aku meneguk matcha untuk pertama kali. Rasanya unik, menurutku cenderung manis.
Sebelumnya, aku juga sudah meminta izin untuk memotret sudut-sudut di Loji Coffee and Space. Namun yang kupotret hanya beberapa sudut saja, karena memang mengunjung sedang ramai. takut malah mengganggu mereka.
![]() |
| Pesanan di Loji Coffee and Space Rembang |
Kurang dari satu jam, minuman sudah kuhabiskan. Beberapa kali terlihat pengunjung melongok mencari tempat duduk. Kami berdua putuskan pulang, agar tempat duduk bisa digunakan pengunjung yang lainnya. Sebelumnya, aku juga mengucapkan terima kasih pada pegawai yang ada di kasir.
Layaknya kafe baru yang lainnya, animo di Loji Coffee and Space sangat besar. Harapannya tentu pelayanannya lebih ditingkatkan, agar nantinya pengunjung kembali ke kafe, dan merekomendasikan kepada sejawatnya.
Minuman mont blanc belum sempat kunikmati, choco lava shokupan toast pun belum bisa dipesan istri, mungkin memang harus ke sini lagi untuk menjajal menu tersebut. Tak masalah, masih banyak waktu berkunjung ke Loji Coffee and Space.
Setelah mengunjung Loji Coffee and Space, kami sudah merencanakan untuk keliling kafe yang lainnya di Rembang. Istri sudah mendata beberapa kafe yang menarik disambangi. Seperti biasa, biar istri yang mencari kafenya, tugasku adalah menemani dan membayar pesanannya. *Sabtu; 20 Juni 2026.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar