Menikmati Akhir Pekan di Gosyen Azana Hotel Salatiga - Nasirullah Sitam

Menikmati Akhir Pekan di Gosyen Azana Hotel Salatiga

Share This
Kamar di Gosyen Azana Hotel Salatiga
Satu setengah jam perjalanan dari Semarang menuju Salatiga. Travel Bhinneka Sangkuriang yang aku naiki berhenti di pool Salatiga. Lokasinya ternyata hanya 600 meter dari Gosyen Azana Salatiga, bahkan tadi melintasi depannya. Kami bergegas berjalan menuju hotel untuk check in.

Resepsionis yang bertugas menyapa, kuberikan bukti pemesanan yang dikirim melalui aplikasi. Waktu itu, aku memesan kamar yang superior. Resepsionis menyampaikan kalau kamar yang kami gunakan di-upgrade.

“Untuk kamarnya kami upgrade bapak, tidak ada biaya tambahan. Tolong nanti kami diberikan ulasan menginap melalui Google Maps,” terang pramusaji.

Aku dan istri menyambut dengan senang hati. Terlebih tidak ada tambahan biaya untuk upgrade kamar. Aku pun meminta izin apakah nanti diperbolehkan mengambil foto dan vlog selama menginap. Permintaanku diizinkan dan direspon dengan senang hati.
Lobi Gosyen Azana Hotel Salatiga
Lobi Gosyen Azana Hotel Salatiga
Gosyen Azana Hotel Salatiga berlokasi di jalan Sudirman. Tempatnya berada di area pasar Salatiga. Tidak jauh dari Gosyen Azana Hotel Salatiga, juga ada hotel yang relatif baru juga, namanya Wahid Prime. Jarak keduanya kurang lebih 200 meter.

Istri memang sengaja memilih Gosyen Azana Hotel Salatiga karena tujuannya agar dekat dengan kuliner di Salatiga. Sore ini memang sudah ada beberapa daftar lokasi kuliner yang diinginkan, namun beberapa diubah karena memang tempatnya terlalu ramai.

Sampai di dalam kamar, kami sumringah. Kamar di Gosyen Azana Hotel Salatiga luas. Jendela besar menghadap ke depan. Nun jauh di sana, terlihat salah satu gunung menjulang lumayan tinggi dengan langit cerah. Salatiga memang salah satu kota yang sejuk dan menyenangkan.

Kasur kamar besar, dan tentunya aman untuk ditiduri bertiga. Selain itu, ada tambahan semacam sofa kecil di salah satu sisi kasur. Dinding kamar berbalur warna kalem, ditambahi sebuah lukisan satu pohon rindang dengan daun-daun yang menguning.

“Suka aku dengan kamarnya. Luas!” terang istri sumringah.
Kamar yang luas di Gosyen Azana Hotel Salatiga
Kamar yang luas di Gosyen Azana Hotel Salatiga
Benar saja, kamar yang awalnya kami pesan superior dinaikkan menjadi deluxe. Sikecil menjadi lebih leluasa berlarian di dalam kamar. Kulihat sekilas, kamar ini ternyata connecting dengan kamar sampingnya. Ada pintu penghubung yang terlihat di dinding.

Fasilitas kamar Gosyen Azana Hotel Salatiga bintang tiga sudah sangat bagus. Mulai dari tersedianya air mineral, teh, kopi, serta toileters. Kamar mandi juga luas. Tidak ketinggalan brankas, dan lemari untuk gantungan baju.

Kulirik bagian plafon, sudah ada tanda arah kiblat untuk salat. Sebelum keluar untuk makan malam, kami sengaja istirahat terlebih dahulu. Salah satu yang menyenangkan di sini adalah, adanya layanan televisi berbayar seperti Netflix yang bisa diakses secara gratis.

Ini menjadi pengalaman keduaku mendapatkan bonus upgrade kamar. Sebelumnya, aku pernah mendapatkan upgrade kamar ketika menginap di Metro Park Hotel Semarang. Sepertinya memang menjadi keberuntungan kami saat sedang berlibur.
Kamar mandi di Gosyen Azana Hotel Salatiga
Kamar mandi di Gosyen Azana Hotel Salatiga
Berbagai fasilitas di Gosyen Azana Hotel Salatiga sudah mumpuni. Pelayanan petugasnya pun ramah. Pagi hari, kami menikmati sarapan di restoran. Restorannya berada di lantai satu, tepatnya di belakang resepsionis. Makanan cukup bervariasi.

“Ada kursi makan bayi, mas?” Tanyaku memastikan.

“Maaf pak, semuanya sudah dipakai,” jawab petugas saat memeriksa stok kursi.

Aku tidak mempermasalahkan, karena memang kursi makan bayi pasti stoknya terbatas. Sementara sikecil cukup nyaman dengan duduk di kursi biasa. Dari sini, kita juga bisa melihat kolam renang Gosyen Azana Hotel Salatiga yang memang tidak luas.

Sikecil menikmati sarapannya. Aku juga menyempatkan untuk sarapan di Gosyen Azana Hotel Salatiga. Sepertinya, Gosyen Azana Hotel Salatiga memang menjadi salah satu hotel favorit untuk keluarga. Karena, sedari tadi banyak keluarga yang membawa anak kecil di restoran.
Menginap di Gosyen Azana Hotel Salatiga
Menginap di Gosyen Azana Hotel Salatiga
Kami check out pukul 10.00 Wib. Sebelumnya, kami menitipkan barang bawaan terlebih dahulu, karena memang ada agenda ingin kulineran di Salatiga. Petugas di resepsionis memberikanku semacam kertas bukti penitipan yang nantinya kuambil siang hari.

Sebagai tamu yang menginap di Gosyen Azana Hotel Salatiga, ada beberapa yang ingin aku sampaikan. Bahwa hotel ini lokasinya strategis, pelayanannya baik, dan aku rekomendasikan bagi yang ingin berlibur di Salatiga untuk menginap.

Di luar itu, memang ketika menginap, suara sedikit kencang dari ballroom. Mungkin karena paginya mau digunakan acara, tapi bisa kumaklumi. Faktor lain adalah tamu kamar sebelah, karena memang kamar kami connecting room, sehingga kedap suaranya mungkin agak kurang.

Tamu di kamar yang lain sangat riuh, bahkan sampai pukul 03.30 Wib mereka suaranya kencang bertawa dan tampaknya memang sedang gembira. Aku hanya takut sikecil kaget dan kurang nyenyak tidurnya. Memang ini bukan kesalahan dari hotel, ini murni faktor eksternal, aku memaklumi.

Semalam di Salatiga memang kurang rasanya. Namun yang terpenting adalah bisa merealisasikan keinginan istri untuk berkunjung dan kulineran di Salatiga. Semoga ke depannya bisa bermain lain di Salatiga, dan tetap kurekomendasikan menginap di Gosyen Azana Hotel Salatiga. *Sabtu; 25 Juli 2026.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages