Menelisik Sejarah di Candi Kalasan

Kegiatan gowesku bareng teman-teman kami lanjutkan. Dan arah selanjutnya adalah menuju Candi Kalasan. Candi ini berada di Jalan Jogja – Solo Km 13, Kalasan, Yogyakarta. Kalau dari candi Prambanan lokasinya dikiri jalan dan tidak jauh dari jalan raya. Masuk gang sekitar 20 meter saja.
Gowes menuju candi Kalasan
Gowes menuju candi Kalasan
Candi Kalasan
Mumpung hari libur, dan agenda gowes ini memang sengaja bertajuk “Nyusur candi” jadi tempat-tempat yang kami kunjungi ataupun rute kami untuk gowes adalah sepanjang jalan menuju candi. Tidak berpikir seberapa jauhnya, dan berapa lama kami menginjak pedal. Yang penting adalah kami senang melakukannya.

Candi kalasan adalah salah satu candi yang namanya tidak terlalu terdengar kencang bagi wisatawan luar Jogja. Tapi candi ini mempunyai segudang sejarah yang tidak bisa terlupakan. Setelah saya cari berbagai sumber di google. Aku baru tahu candi ini dibangun karena penghargaan atas perkawinan antara Raja Pancapana (dinasti Sanjaya) dengan permaisuri Dyah Pramudya Wardhani (dinasi Sailendra). Candi Kalasan ini adalah candi yang tertua ada di Yogyakarta.
Depan Candi Kalasan
Depan candi Kalasan
Depan candi Kalasan
Candi ini hanyalah candi alternatif bagi wisatawan luar Jogja, tapi bagi kami para pesepeda tetaplah sengaja kesini untuk sekedar melihat keindahan banguann candinya. Walau beberapa bagian dibangunan candi ini sudah agak rusak dan sedikit dipugar kembali. Ini adalah kedua kalinya aku mengunjungi candi ini setelah pada tahun 2010. Dan bagiku candi ini mempunyai keindahan tersendiri.
Breng teman-teman tahun 2010
Seperti candi-candi kecil lainnya, untuk menuju dan memasuki area candi ini kita hanya dikenai tarif 2k saja. Tarif yang sangat murah untuk melihat peninggalan sejarah. Mungkin kalian tertarik untuk mengunjungi candi ini? Ada banyak candi-candi yang tersebar di Yogyakarta dan sekitarnya, jadi bagi kalian pecinta candi, mungkin mengunjungi kota Yogyakarta dan sekitarnya adalah suatu keharusan.

Mungkin para pesepeda/goweser mau ke candi ini? Aku rasa kalian sudah pernah menuju tempat ini, bahkan sudah pernah menyusuri candi yang lebih jauh dan lebih indah daripada Candi Kalasan dan Candi Sambisari. Akupun berharap minggu berikutnya akan menyusuri candi-candi lain yang ada disekitaran Kalasan. Selain murah biaya masuknya, aku juga bisa menikmati peninggalan sejarah tersebut. 
Baca juga postingan yang berkaitan  
Arsitektur Unik di Candi Sambisari 
Rumah Panggung di “Kampung Bugis” Karimunjawa 
PatungCheng Ho Ada di Klenteng Sam Poo Kong
Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

8 komentar :

  1. Terakhir kali ke sana dulu di tahun 2008, bolos kuliah, hahaha. Sekarang kalau mau berkunjung ke candi jadi agak "trauma" setelah dinterogasi petugas Candi Ijo karena motret candi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heee... Ini pas kemarin kesana ada petugasnya, pagi-pagi terus ijin untuk memotret candi :-)
      Untung dikasih ijin, walau motretnya dari luar area candi (biar nggak bayar) :-)

      Delete
    2. @mawi, sama mas sy juga trauma ke candi,
      pernah suatu hari sy ke Candi Sari, sm satpam diinterogasi, katanya motret candi ga boleh dipublikasikan, harus ijin ini itu ke bpcb segala, hadeeh..
      Akhirnya waktu itu sy pulang dg perasaan kecewa..

      Delete
    3. Bilang aja buat koleksi pribadi, diposting, dan nggak dikomersilkan :-)
      Saya juga pernah ditanya waktu di Candi Sujiwon.

      Delete
  2. saya org jogja,, tpi blum smpet kesana hhe..mngkin cari wktu luang untuk kesana,,spertinya menarik ,,hhhee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kayaknya akhir pekan nanti mas sempatkan mengunjunginya heee

      Delete
  3. Mas, kalo motret candi knp harus pk ribet ya?
    Apa sih salahnya motret candi, bukankah dg foto2 orang jd tahu keberadaan candi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beberapa petugas sih memperbolehkan, tapi kadang juga mereka mempersulit dengan tidak memperbolehkan difoto. Entahlah, yg penting saat mau ambil gambar ijin dulu saja. Siapa tahu diperbolehkan :-)

      Delete