Pagi Hari di Pelabuhan Kapal Karimunjawa

Semakin lama sebuah kapal berlayar; dia tetap merindukan pelabuhan untuk berlabuh beberapa saat – Nasirullah Sitam”

Anganan terbesar saat membulatkan tekad bersepeda di Karimunjawa adalah ingin berfoto di gapura yang bertuliskan “Selamat Datang di Karimunjawa”. Hari ini (Sabtu, 04 April 2015) aku tuntaskan keinginan tersebut. Waktu yang tepat berfoto agar tempat ini sepi adalah saat-saat tidak ada pelayaran penyeberangan Karimunjawa – Jepara pada pagi hari. Dari pantai Pancuran, sepeda ini mengikuti jalan yang sedikit lebih menurun untuk sampai ke Pelabuhan. Sampai pertigaan Balai Taman Nasional Karimunjawa, sepeda aku belokkan ke kiri mengikuti sebuah turunan. Hanya sekitar 10 menit dari pantai Pancuran akhirnya sampai juga di Pelabuhan Karimunjawa.

Sebelum memasuki pelabuhan, di sisi kiri nanti ada loket tempat penjualan tiket kapal cepat. Tampak beberapa petugas sedang di dalam, sepeda aku kayuh lagi menuju pelabuhan. Ada 3 tempat berlabuh kapal. Jika lurus nanti sampai pada pelabuhan lama, jadi aku arahkan belok kiri untuk menuju pelabuhan kapal cepat maupun kapal Siginjai (ekonomi). Di sana ada beberapa banguan diantaranya tempat penjualan tiket kapal Siginjai, sebuah terminal penumpang dan beberapa bangunan lagi. Aku tidak memasuki pelabuhan kapal Siginjai karena ada sebuah portal yang menutup. Kunaiki sepeda memasuki pelabuhan untuk kapal cepat. Di sana ada beberapa anak sedang memancing ikan. Jika waktu kalian luang di Karimunjawa, bisa menyalurkan hobi untuk memancing di sini. Pemandangan dari sini sebenarnya cukup bagus. Kalau dari ujung pelabuhan kita bisa melihat bukit di Karimunjawa, atau memandang lepas pantai, terlihat juga beberapa pulau. Tentu yang terdekat adalah pulau Menjangan Besar. Air laut di pelabuhan ini pun tak kalah jernih. Sering terlihat gerombolan ikan-ikan kecil dari atas pelabuhan.
Kawasan Pelabuhan Karimunjawa
Kawasan Pelabuhan Karimunjawa
Kawasan Pelabuhan Karimunjawa
Sementara itu mataku asyik memandang pelabuhan lama yang sangat ramai pagi ini. Puluhan wisatawan sedang sibuk untuk mempersiapkan diri mengikuti perjalanan laut. Bulan Apri – Juli memang waktu yang tepat untuk mengunjungi Karimunjawa. Ombak tidak tinggi, malah kalau boleh dibilang lautnya seperti hamparan kaca, atau seperti kolam renang yang tenang. Selamat bersenang-senang bagi wisatwan untuk menikmati keindahan bawah laut Karimunjawa. Pesanku hanya sedikit; jangan pernah menginjak karang saat snorklingan, jangan membuang sampah ditengah-tengah laut, dan tetap gunakan life jacket sesuai arahan para guide. Aku juga menikmati akhir pekanku dengan bersepeda. Kita sama-sama berlibur, bedanya aku berlibur di tanah kelahiranku sendiri.
Pelabuhan Lama Karimunjawa
Pelabuhan Lama Karimunjawa
Pelabuhan Lama Karimunjawa
Sesuai dengan misi sebelumnya, beberapa saat sebelum aku meninggalkan pelabuhan kapal ini langsung menyempatkan untuk mengabadikan di depan gapura selamat datang. Aku mengatu tripod kecil yang ada di dalam tas dan menyetel kamera agar saat aku bersepeda nanti terabadikan. Selesai itu sudah tersimpan file domukentasi foto di gapura Karimunjawa. Ini artinya sudah sah bersepedanya di Karimunjawa. Tinggal meneruskan tujuan selanjutnya. Sudah ada beberapa daftar tempat jang wajib aku kunjungi dengan bersepeda. Aku pun menuju tempat selanjutnya. Masih cukup pagi untuk menikmati suasana Karimunjawa.
Berfoto di Gapura Karimunjawa
Berfoto di Gapura Karimunjawa
Berfoto di Gapura Karimunjawa
Kuikuti jalanan Karimunjawa, sering kali aku berpapasan dengan orang-orang dalam kelompok kecil berjumlah antara 10 -15 orang. Mereka adalah wisatawan yang sedang berjalan menuju kapal untuk mengelilingi beberapa pulau dalam satu hari. Seperti ramainya wisatawan yang ada di pelabuhan tadi. Selalu ada guide yang memandu sekalian seorang yang bertugas sebagai fotografer selama perjalanan. Kaki ini masih mengayuh pedal sepeda seraya menyapa pagi “Selamat Pagi Karimunjawa”
Baca juga postingan yang lainnya 
Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

39 komentar :

  1. Iya ya, lautnya masih bening, beda kalau dibandingin laut di pelabuhan Muara Angke Jakarta sini. Udah item. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, untungnya di sini masih terjaga kebersihannya :-)

      Delete
  2. Keren kang lihat view pemandangan dermaga karimun jawa sama gerbangnya, rolenya mantap banget, sepertinya lokasi itu enak banget untuk hunting photo sambil jalan-jalan ya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aha,,, emang seru kalo buat hunting foto kang, apalagi pas di gapura itu :-D

      Delete
  3. mantep airnya masih jernih. bisa buat tempat snorkeling nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heee, tanpa berenang [un karangnya terlihat jelas :-D

      Delete
  4. wah keren banget, pemandangan nya bagus, sepertinya tempat yang bagus untuk berwisata bersama keluarga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, tempatnya emang enak buat wisata keluarga :-)

      Delete
  5. waaaw, indah sekali mas pemandangannya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. pengen dong diajak kesana mas.hehe

      Delete
    2. Enaknya ke sana pas bulan seperti ini, ombak tenang :-)

      Delete
  6. Aku ngga bisa move on dari lautnya T_T

    ReplyDelete
  7. sangat indah pemandangannya iya mas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, cukup bersih dan sedap dipandang :-)

      Delete
  8. Keren gan, lautnya juga masih kinclong airnya. Jadi kepengen maen ke karimunjawa :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heee memang masih bersih dan jernih airnya :-)

      Delete
  9. keren banget buat bersepeda ya , jalan-jalan disana kayanya seru banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi nggak banyak yang naik sepeda :-)

      Delete
  10. wah..pelabuhannya mirip dengan pelabuhan /dermaga Pulau Harapan. rame kapal2 nya.. Bersih pula ya, kalau dilihat dari fotonya..:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kep. Seribu... heeee, aku malah belum pernah ke sana mbak :-)

      Delete
  11. buat diving juga keren kali ya mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo diving kurang dalam airnya mas :-)
      Serunya diving kalo di atas 10 meter airnya :-)

      Delete
    2. oh, lagian yang dalem mah saya takut mas -_-

      Delete
    3. Heeee, kalo dangkal cukup snorkling aja mas :-D

      Delete
  12. pasti terawat itu pelabuhan,airnya bening gitu,kenapa mas nasir gak coba renang :D

    ReplyDelete
  13. tempat yang indah, dan pemandangan yang bersahabat.

    ReplyDelete
  14. Kalau mau nyebrang bayar berapa ya?

    Minimal berapa orang per perahu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setahu saya ini sudah include dengan paketan. Satu kapal antara 8 - 15 wisatawan :-)

      Delete
    2. Oh udah include paketan tour ya

      Kalau misal pektan tour biasanya harus nunggu quota terpenuhi, kalau misal quota kurang kadang diubah jawalnya

      kebetulan saya mau kesana mungkin hanya 2 orang aja.

      Delete
    3. Nanti biasanya digabung dengan kelompok lain mas. Tetap bisa ikut kok walau hanya dua orang, itu sepengetahuan saya mas :-)

      Delete
  15. karimun jawa tempat yang menggiurkan utk dikunjungai mas mantap dah....

    ReplyDelete
  16. dan selama ini aku mengira karimun jawa itu masih dalam kepulauan seribu wkwkwkwkwwk....

    makanya kemarin sempet cengok dgr temen mw naik motor dr solo ke karimun jawa hihihihihi....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahuahua, untung nggak langsung kepikiran Karimun Kep. Riau :-D

      Delete