Terima Kasih Kado Sepatunya

Hadiah sepatu Tomkins dari teman
Hadiah sepatu Tomkins dari teman
Bulan Juni 2015, aku mendapatkan hadiah sebuah novel. Ya, novel Hujan Bulan Juni tersebut dibelikan salah satu teman yang awalnya aku bantu dalam mengerjakan sesuatu. Sebuah balasan yang aku rasa terlalu berlebihan, karena yang aku kerjakan tidaklah sesulit apa yang dia kira. Terima kasih atas hadiah novelnya, karena novel tersebut salah satu novel yang memang aku incar beberapa waktu lalu.

Beranjak ke bulan Juli, banyak orang berkata “Keberuntungan itu tidak bisa terjadi dua kali, tapi bisa lebih dari lima kali,” Bingung dengan perkataan tersebut? Aku rasa semua tidak bingung. Karena keberuntungan itu selalu datang tanpa kita sadari kapan waktu itu. Seperti mendapatkan hadiah. Tahun lalu, tepatnya bulan Juli, aku mendapatkan hadiah jam tangan. Hadiah itu saat aku ulang tahun dari seseorang. Walau pada dasarnya aku jarang sedikit anti menggunakan jam tangan, tapi dalam setiap perjalanan jauh (main atau pulang kampung) jam tangan tersebut aku pakai. Sebuah hadiah yang tidak pernah terbesit dalam pikiranku.

Oya, aku hampir lupa untuk menyambung bulan Juli 2015 tadi. Setelah bulan Juni mendapatkan Novel baru, ternyata bulan Juli ini aku mendapatkan hadiah lagi. Sepasang sepatu Tomkins, sepatu yang aku pakai pulang kampung, dan pastinya aku pakai saat ingin berlibur, bersandingan dengan jam tangan yang sudah lebih dulu menemaniku. Apakah ini kado ulang tahun juga? Entahlah, hadiah ini datang tepat satu minggu sebelum aku ulang tahun, dan beberapa hari sebelum aku mudik, serta sepuluh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. Bisa jadi ini kado ulang tahun sekaligus THR untukku.

Saat aku menulis ini (9 Juli 2015), aku ingin ucapkan terima kasih atas semua hadiah yang diberikan. Terima kasih untuk mbak yang  membelikan aku novel, untuk seseorang/sahabat yang telah membelikan jam tangan, dan untuk sahabat yang telah merelakan uang sakunya untuk membelikan sepasang sepatu. Semoga kejutan ini tetap berlanjut di bulan Agustus *berharap. Mungkin tulisan ini menjadi awal postingan setelah seminggu menghilang dari menulis di blog. Untuk hari esok san seterusnya, akan ada tulisan-tulisan lain yang sesuai dengan tema tiap harinya. Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
Baca juga postingan yang lainnya 
Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar :