Rusa-rusa di Pendopo Kabupaten Jepara

Anak-anak kecil didampingi orangtuanya memberi makan rusa di Pendopo Jepara
Anak-anak kecil didampingi orangtuanya memberi makan rusa di Pendopo Jepara

Jepara menjelang sore tetap ramai. Ruas jalan di tengah kota silih berganti kendaraan lewat. Alun-alun Jepara masih sepi, sementara Pecinan tak pernah berubah. Lantunan lagu musik koplo terdengar bersahutan dari tiap pengeras suara. Sepanjang jalan kawasan Pecinan ada banyak penjual-penjual CD/DVD.

Aku menyempatkan waktu rehat di sekitaran Alun-alun Jepara. Memandang bangunan bekas Bioskop Mutiara yang sudah dirobohkan. Taman di dekat alun-alun lengang, hanya ada beberapa anak yang bermain diayunan sembari berteriak kegirangan.

Di depan pendopo kabupaten, terlihat beberapa orang asyik menghadap ke pagar jeruji besi. Aku penasaran apa yang mereka lihat dari pinggir jalan. Ternyata mereka sedang asyik melihat Rusa-rusa yang ada di penangkaran.
Segerombol Rusa di dalam penangkaran depan Pendopo Jepara
Segerombolan Rusa di dalam penangkaran depan Pendopo Jepara

“Itu rusa sudah lama kak. Di sana ada juga burung loh,” Celetuk adik sepupu sewaktu aku cerita sempat memotret rusa di pendopo Jepara.

Berkali-kali aku pulang ke Jepara, selalu lewat area Alun-alun Jepara, tapi baru sadar jika di sana ada penangkaran Rusa. Aku teringat di beberapa tempat seperti Lembah UGM (dulu), area Candi Prambanan, dan Taman Balekambang di Solo juga ada rusa-rusa yang ditangkar.

Aku tidak sempat menghitung berapa jumlah rusa yang berada di penangkaran. Penangkaran ini lumayan luas untuk segerombolan rusa dan burung. Hamparan tanah lapang berumput hijau menjadi kandangnya. Tulisan besar terpampang di sana, “Trus Karya Tataning Bumi”. Dari sini juga terlihat sangkar burung besar yang berada di belakang sana.
Tingkah rusa kala sore hari
Tingkah rusa kala sore hari

Selama di Jepara aku tidak ada agenda khusus. Hanya ingin santai di Jepara sembari menikmati suasana kota Jepara. Aku melangkahkan kaki ke arah kerumunan anak-anak yang didamping orangtuanya mendekat ke pagar besi.

Rusa-rusa berlarian, di sini lumayan banyak rusanya. Mereka mendekat saat ada tangan-tangan yang memberikan makanan. Sementara rusa lainnya hanya diam menatap ke luar pagar. Cukup ramai juga orangtua yang membawa anaknya main ke sini, mereka sekadar menonton tingkah rusa atau sekalian bergabung memberi makan.

Pandanganku tertuju pada seorang perempuan tua yang sibuk memberi makan potongan kulit semangka. Rusa-rusa di dalam pagar berebut menyambar kulit semangka segar yang disodorkan. Di depan ibu tersebut, plastik putih dipenuhi potongan kulit semangka segar.

Beliau telaten menyodorkan potongan kulit semangka pada tiap rusa yang mendekat. Jika rusa tersebut sudah mendapat jatah, beliau pindah ke rusa lain yang belum sempat diberi makan. Moncong rusa-rusa tersebut menempel di jeruji, ingin keluar dari pagar dan menyantap makanan dari perempuan tersebut.

Sesekali beliau melemparkan beberapa potongan kulit semangka ke tengah-tengah penangkaran. Rusa yang berada di kejauhan berebut potongan makanannya. Riuh rendah suara anak kecil yang melihat tingkah rusa berlarian berebut makanan.

“Hampir tiap hari saya ngasih makan rusa di sini mas,” Jawab ibu berkaos merah muda.

Ibu Ani namanya. Sosok perempuan tua yang senantiasa asyik memberi makan rusa-rusa di penangkaran. Beliau bercerita jika awalnya rusa di sini hanya ada empat ekor, lambat laun menjadi lebih banyak.
Ibu Ani memberi makan potongan kulit semangka pada seekor rusa
Ibu Ani memberi makan potongan kulit semangka pada seekor rusa

Masih dengan memberi makan rusa, beliau bercerita panjang lebar perihal kegiatannya memberi makan rusa. Perempuan asli Jepara ini mengatakan kalau potongan kulit semangka ini sengaja dikumpulkan olehnya beserta anak perempuannya.

“Anak saya jualan es buah di dekat sini. Jadi ada banyak sisa potongan semangka dan lainnya. Saya kumpulkan dan saya kasih makan ke rusa.”

Sebuah inisiatif yang bagus menurutku. Ketika potongan-potongan kulit buah itu hanya dibuang saja, tentu hanya menumpuk ditempat sampah. Ibu Ani memanfaatkan potongan kulit buah tersebut diberikan untuk rusa.

“Lebih baik diberikan ke rusa daripada hanya saya buang. Kan sayang bisa dimanfaatkan.

Aku meminta izin mengabadikan beliau memberi makan rusa. Selain itu aku juga sempat meminta beberapa potongan kulit semangka untuk dimakankan ke rusa. Seru rasanya beraktivitas seperti ini.

Tanpa terasa aku sudah cukup lama di sini. Silih berganti orang-orang menyempatkan berhenti dan melihat rusa di Pendopo Jepara. Banyak ibu/bapak membawa balita dan anak kecilnya untuk bersantai sambil melihat tingkah rusa. Mereka mengabadikan diri Bersama anak-anaknya.
Hiburan alternatif anak-anak di Jepara, melihat penangkaran rusa depan pendopo
Hiburan alternatif anak-anak di Jepara, melihat penangkaran rusa depan pendopo

Penangkaran rusa ini berada di tempat yang strategis. Tepat berada di jalan raya, dan di area pusat kota. Sehingga banyak orang yang bisa sekadar singgah dan memotret rusa, atau mengajak keluarga kecil menghabiskan sore di sini.

Sore berjalan cukup cepat. Aku melihat sekelilingku, dan terasa mulai ramai. Tugu Pancasila menjulang tinggi di tengah-tengah jalan; menjadi patokan pemecah alur kendaraan yang ingin memutar. Kulangkahkan kaki menuju Lodji, aku berniat kembali mengabadikan Benteng VOC, sekaligus nyekar di kuburan paman yang tidak jauh dari sini.
*Memotret Rusa di Pendopo Kabupaten Jepara pada hari Jumat; 22 Juni 2017
Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

22 komentar :

  1. Aku sering ke Pendopo tapi ndak pernah fokus sama kandang rusa. Cukup tahu saja kalau disana ada kandang rusa, mungkin kalo itu kandang buaya akan beda situasinya. Heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buahahahah, kalau orang yang biasa di Jepara mah bebas. Beda banget sama kami yang jarang di Jepara :-D

      Delete
  2. Hmm biasanya lokasi seperti ini sering dimanfaatkan orang tua untuk menyuapi makan anak kecilnya :)
    Kalau di deket kandang rusa-rusa dalam area Candi Prambanan, ada yang jualan kangkung seikat berapa ribuu gitu... dan laris pada dibeli pengunjung yang mau ngasih makan rusa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. jadi sudah ada rencana kalau nanti punya anak mau nyuapin di tempat seperti ini mbak? :-D

      Delete
  3. Jepara emang mempesona mas, laskar kalinyamat oyee. btw salut buat Jepara menaruh rusa untuk warganya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap, Jepara Memesona hehehehe/
      Ada banyak kok potensi Jepara lainnya seperti alam dan budaya.

      Delete
  4. Dulu aku ngantor yang gedungnya sebelahan dengan area taman PT.Pusri. Kalau sore suka iseng ngasih makan rusa-rusanya hehe. Ah jadi kangen ngantor *lhaaa

    omnduut.com

    ReplyDelete
  5. Anak-anak pasti suka melihat rusa2 itu ya mas, mengajarkan cinta pada hewan. Bisa jadi hiburan keluarga juga. Momong anak sambil melihat rusa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar juga, anak-anak antusias kalau disuruh lihat rusa sambil momong

      Delete
  6. Di pendopo ada rusa? Kereeeen!!!!!
    Kayak istana negara ya, cuman bedanya yang ini ada kandangnya.
    Semoga kedepannya keharmonisan antara manusia dan alam semakin membaik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya di banyak tempat jenis rusa ini memang banyak ditangkarkan. Terutama di tempat-tempat strategis.

      Delete
  7. Kalo liat rusa aku jadi ingat bogor dengan rusanya di halaman istana

    ReplyDelete
  8. tidak banyak penangkaran rusa yang ada di dalam kota ... Jepara .. Bekasi juga ada, di Jakarta kalau tidak salah ada di dua lokasi. Btw .. saya belum pernah ke Jepara :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harus main ke Jepara kang. Sekalian sepedaan nyusur pantai di sana.

      Delete
  9. kok rusanya kurus :(

    kayaknya kebanyakan kantor pemerintah ada penangkaran rusa, di kantor bupati kab bandung juga ada :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tetap terawat kok rusanya, santai saja :-)

      Delete
  10. aku pernah liat rusa pas di bengkulu itu menarik banget.. apalagi pas kasih mereka makan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku baru sekali ngasih makan rusa, itupun pas di sini

      Delete
  11. Itu rusa jenis apa ya? Rusa Jawa kali yaa...

    Kayanya sayang bgt bu Ani sama rusa2 itu hehe...

    Salam
    -Traveler Paruh Waktu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya kurang tahu jenisnya, tapi rusa ini yang banyak di kawasan Prambanan. Sepertinya di istana negara juga jenis rusa ini.

      Delete