Memanfaatkan Fasilitas Sepeda Kampus UGM - Nasirullah Sitam

Memanfaatkan Fasilitas Sepeda Kampus UGM

Share This
Melintasi Balairung UGM
Melintasi Balairung UGM
Sepeda kampus berwarna biru bertuliskan “Sepeda Kampus” di rangkanya banyak tertata rapi di tiap kantung parkir kampus. Sesekali sivitas akademika UGM memanfaatkan untuk sekadar berkeliling area kampus ataupun sebagai sarana transportasi di lingkungan kampus.

Aku sendiri acapkali meminjam sepeda tersebut, khususnya di kantung parkir kesehatan. Hal ini dikarenakan, kantung parkir tersebut yang terdekat dari tempat kerja. Berhubung sering meminjam, petugas yang menjaga sepeda kampus pun hafal denganku.

“Tiga sepeda lagi, mas?” tanya petugas yang berjaga.

Aku mengangguk. Beliau menanyakan unit kerja tempatku, lantas beliau memberikan tiga buah kunci sepeda. Sepeda kampus ini sudah memiliki nomor sendiri. Kita tinggal mencocokkan nomor kunci dengan nomor yang ada di sepeda.

Keberadaan sepeda kampus di UGM sedari awal diperuntukkan bagi sivitas akademika yang mobilitas tinggi di kampus. Bisa jadi mahasiswa ataupun staf tendik, hingga dosen. Stasiun sepeda tersebar di hampir seluruh titik fakultas, serta di tempat-tempat yang startegis.
Sepeda kampus UGM di kantung parkir kesehatan
Sepeda kampus UGM di kantung parkir kesehatan
Di FK-KMK UGM sendiri, sepeda kampus diharapkan dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk mengakses ke fakultas. Terlebih kendaraan mahasiswa tidak diperbolehkan parkir di dalam fakultas. Bagi yang menggunakan kendaraan roda empat, mereka parkir di lapangan GSP.

Sementara pengguna kendaraan roda dua, kantung parkir kesehatan tempatnya. Sayangnya, sepeda kampus ini belum banyak dilirik setiap hari. Hanya sesekali, dan yang paling ramai ketika hari jumat. Itupun sebagian besar peminjam adalah tendik.

Seperti yang kita ketahui, UGM mendapatkan hibah sepeda dari beberapa donatur. Setiap donatur menghibahkan jenis sepeda yang sama. Sepada jenis City Bike, karena memang lebih nyaman untuk rutinitas pengguna dengan jarak terjangkau.

Paling mencolok ada dua warna sepeda di UGM. Biru dan Oranye, pada rangka sepeda terdapat nama lembaga yang menghibahkan sepeda. Bahkan di tahun 2023, ada tambahan lagi sepeda dengan warna cat kuning. Jika dua awal merupakan sepeda Polygon Sierra, untuk warna kuning seingatku sepeda Pasific.

Aku biasa menggunakan sepeda kampus tiap jumat pagi. UGM mempunyai program tiap jumat pagi seluruh tendik yang tidak ada kegiatan diperbolehkan berolahraga, kemudian kembali beraktivitas mulai pukul 09.00 WIB. Waktu ini dimanfaatkan untuk kulineran ataupun berolahraga.
Meminjam sepeda kampus
Meminjam sepeda kampus
Secara tidak langsung, kebijakan kampus yang menjadikan jumat sehat dapat dimanfaatkan para tenaga kependidikan untuk meminjam sepeda kampus. Mereka menggunakan sepeda untuk berolahraga sekaligus bersenang-senang sebelum disibukkan dengan rutinitas harian.

Spot olahraga di UGM ada banyak. Kita bisa menyambangi Wisdom Park, atau sekadar bersepeda menjelajah sudut-sudut kampus. Salah satu yang menyenangkan di lingkungan kampus adalah adanya lajur sepeda yang memadai, serta jalanan lebih rindang.

Terlepas dari itu semua, bersepeda di lingkungan UGM tak selamanya nyaman. Ada kalanya kita harus menyeberang ruas jalan utama yang ramai. Sehingga, bagi sivitas akademika yang belum terbiasa bersepeda membuat kerepotan.

Walau pada jam-jam tertentu ada petugas PK4L UGM yang menyeberangkan, namun tak setiap waktu. Hal ini yang mungkin membuat para mahasiswa enggan bersepeda. Mereka takut tidak bisa menyeberang jalan raya dengan aman dan nyaman.

Sebagai pengguna sepeda harian, adanya sepeda kampus ini memang sudah tepat. Meski dalam pelaksanaan di lapangan belum terlihat maksimal. Aku sendiri hanya beberapa kali melihat sivitas yang konsisten menggunakan sepeda kampus.
Bersepeda di seputaran UGM
Bersepeda di seputaran UGM
Tetapi, pemandangan menarik kadang pada saat sore hari. Lingkungan UGM memang menjadi salah satu tujuan berolahraga. Tidak jarang aku melihat sekumpulan mahasiswa sedang asyik menaiki sepeda kampus. Semacam menikmati waktu luang di tengah kesibukan belajar.

Sepeda kampus yang kupinjam acapkali kunaiki untuk kulineran. Terkadang sengaja mengayuh sepeda sendiri menuju Malioboro, blusukan bersama teman kantor mencari kuliner soto di sekitar kampus, atau malah untuk bepergian ke tempat yang tak jauh dari kampus.

Kontur wilayah di UGM yang datar menjadikan transportasi sepeda kampus sudah memadai. Tinggal bagaimana menggalakkan mahasiswa ataupun sivitas akademika untuk bersepeda. Lebih sering kulihat mahasiswa asing yang memanfaatkan layanan sepeda kampus.

UGM sendiri terus berbenah, mulai dengan memberikan fasilitas sepeda yang tersebar di hampir seluruh sudut fakultas dan unit kerja. Tempat parkir sepeda yang baik, meski tidak semuanya besar. Salah satu parkir sepeda yang bagus dan terjaga adalah di Fakultas Ilmu Budaya.
Bersepeda di jalanan yang ramai
Bersepeda di jalanan yang ramai
Di FK-KMK UGM sendiri sudah ada tempat parkir sepeda yang lokasinya di dekat pos satpam, berhubung tempatnya terbuka, sehingga kalau musim hujan agak sayang kalau sepeda terguyur hujan. Di gedung tempatku bekerja, sudah ada parkir sepeda VIP, tidak terkena hujan ataupun panas. Aku sering memarkir sepeda di tempat tersebut.

Lajur sepeda dan plang pun sudah ada. Pepohonan juga cukup rindang dan melindungi kita saat bersepeda siang hari. Ditambah lagi tahun ini jalur pedestrian di UGM berbenah. Satu lagi yang disukai mahasiswa UGM, adanya fasilitas bus listrik kampus yang dinamai “Bus Tayo.”

Kembali ke sepeda kampus, bagi sivitas akademika UGM yang ingin meminjam sepeda bisa menunjukkan kartu mahasiswa ataupun identitas karyawan. Aku sendiri belum tahu apakah untuk masyarakat luar dapat meminjam sepeda di lingkungan kampus. Lebih baik bertanya langsung ke petugasnya.

Harapanku, sepeda kampus ini tetap terjaga dan terawat. Tentu lebih menyenangkan lagi jika UGM menyediakan tempat bengkel sepeda khusus sepeda kampus UGM. Siapa tahu inovasi tersebut dapat menggalakkan sivitas akademika UGM lebih banyak yang memanfaatkan sepeda kampus tersebut. *Kumpulan foto diambil tahun 2023 setiap jumat pagi.

4 komentar:

  1. Wah, saya mungkin keliling kampus ugm sekitar tahun 90 an
    kini ada sepeda gratis ya, ok jugatu. Warnanya juga apik menarik
    bisa sambil kulineran pula

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau tahun segituan malah di Jogja banyak sepeda, tapi masih bayar pajak hahahahha

      Hapus
  2. Kawasan ugm memang nyaman untuk bersepeda. Jalannya datar, rindang, dan tetap berhati-hati karena jalannya ramai. Tapi tetap nyaman kok. Apalagi di sekitarnya banyak penjual makanan. Semoga kebiasaan ini bisa semakin berkembang dan warga kampus bisa memanfaatkan fasilitas ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekarang mulai berbenah lagi, mas. Jalur pedestrian lebih luas. Jadi kalau mau jogging jauh lebih aman dan nyaman

      Hapus

Pages