Sarapan Sebungkus Nasi Urap

Masih tentang kuliner walau postingan ini masuk saat orang muslim pada puasa, tapi tidak ada salahnya menulis tentang kulineran ya heeee. Lagian ini juga makannya seminggu sebelum puasa, tapi terpostingnya baru sekarang. Ingat lagi puasa, boleh dibaca tapi tidak boleh ikut sarapan paginya (bagi yang berpuasa) heeeee.

Pagi ini aku bermain ketempat kos temanku. Karena kosnya dekat dengan masjid, maka sudah pasti seminggu sebelum puasa mereka sudah mulai bersih-bersih masjid. Mulai dari ngepel lantai masjid, membersihkan debu dikarpet masjid, menyapu halaman masjid dan sekitarnya, sampai juga mengecat ulang masjid. Pokoknya komplit sudah, dan aku yang niatnya hanya bermain ikut bergabung bareng teman-teman kos dan warga setempat.
Nasi urap dibungkus dengan daun pisang
Nasi urap dibungkus dengan daun pisang
Selesai membersihkan semua sekitar pukul 10.00 wib, ibu-ibu mulai mengeluarkan makanan yang sudah disiapkan. Awalnya yang dikeluarkan adalah kacang rebus. Asyik pagi-pagi makan kacang rebus sambil ngobrol santai dengan warga dan beberapa mahasiswa yang akan KKN didaerah Sorowajan. Berlanjut beberapa menit kemudian keluar juga Es Dawet, weh mantap segarnya. Dan sarapan pagi ini menu yang disajikan adalah Nasi Urap.
Antri mengambil Nasi Urap
Antri mengambil Nasi Urap
Antri mengambil Nasi Urap
Pagi-pagi makan Nasi Urap dengan lauk ikan kering serta beberapa buah kerupuk sebagai pelengkap sangat menggugah selera. Bisa dibayangkan bagaimana rasanya menikmati sarapan pagi hari nasi masih hangat dibungkus dengan daun pisang dan menu yang disajikan adalah Urapan. Aku yakin jika kalian masih ngantuk ataupun tidak lapar sekalipun kalau menu yang disajikan ala masakan desa pasti kalaian langsung bersemangat untuk menikmatinya.

Ternyata niatku gowes pagi yang awalnya hanya ingin bermain ketempat teman mendapatkan kejutan yang luar biasa. Bisa menikmati Nasi Urap yang sangat menggugah selera pagi ini. Sebuah kombinasi yang sangat membuat lidah ini ingin terus menikmati sarapan pagi; Nasi Urap, Ikan Kering, Kerupuk, serta Es Dawet. Bisa kalian bayangkan seperti apa nikmatnya sarapan pagi ini. Terima kasih buat ibu-ibu warga Sorowajan yang ada disekitar masjid atas menu yang disajikan pagi ini.
Baca juga postingan yang lainnya 

Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

8 komentar :

  1. andai saja kita 1 kota maka Nasirullah untuk bertanggungjawab krn saya nyaris ngences melihat hidangan nasi urap diatas :) ,,, setidaknya hrs mengajak saya berbuka puasa dgn nasi urap itu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haaaaa, kapan ransel ijo main ke Jogja? :-D :-D
      Biar ide nulisnya makin buanyak :-D

      Delete
    2. waduh ditantang ke jogja ya Ransel Ijo hihihi doakan saja semoga Ransel Ijo bisa menginjakan kaki di tanah jawa ya sekaligus mencari yg punya artikel di atas buat ditraktir nasi urap :)

      Delete
    3. Siap mbak heeee, ntar cari urap, trancam dll heeee

      Delete
    4. hahahaha..saya pegang ya kata2nya awas kalo bohong entar hihihi

      Delete
    5. Siappp selama masih di Jogja :-D

      Delete
    6. oke oke saya akan kabari kalo ke jogja :) ......

      Delete