Menikmati Adon-adon Coro, Minuman Hangat Khas Jepara

Satu jam aku menikmati hembusan angin serta melihat pemandangan indah dari atas kawasan Benteng VOC Jepara. Hari menjelang pukul 14.45 wib, aku beranjak melangkahkan kaki kembali menuju pusat kota Jepara. Kali ini aku ingin menikmati salah satu minuman khas yang ada di Jepara. Salah satu minuman yang menarik bagiku adalah Adon-adon Coro. Sontak aku mencari informasi dimana aku bisa mendapatkan minuman tersebut.

Aku tanya beberapa gerombolan gadis-gadis disekitaran Benteng VOC mengenai tempat mendapatkan minuman Adon-adon Coro. Salah satu diantaranya mengatakan kalau disekitar Shopping Centre Jepara (SCJ) ada yang berjualan, tepatnya ditenda-tenda putih yang terlihat dari atas Benteng. Aku langsung menuruni jalanan dan menuju kawasan kuliner Jepara tersebut. Sampai disana aku mencari-cari warung yang buka, akhirnya aku menemukan salah satu warung yang bertuliskan Adon-adon Coro, Es Gempol Pleret, Es Rumput Laut, Wedang Ronde”. Aku langsung memesan semangkuk Adon-adon Coro.
Salah satu warung kuliner di Jepara baru buka
Seorang ibu sedang membuat minuman Adon-adon Coro pesananku
Seorang ibu sedang membuat minuman Adon-adon Coro pesananku
Geronak penjualan munuman Adon-adon Coro, Jepara
Geronak penjualan munuman Adon-adon Coro, Jepara
Adon-Adon Coro atau sering disebut Jamu Adon-Adon Coro merupakan minuman tradisional khas kota Jepara, berupa jamu yang dicampur dengan rempah-rempah, antara lain pandan, merica bubuk, kayu manis, cengkeh, lengkuas, yang disiram dengan santan, jahe gula merah dan air. Minuman ini berasa pedas dan hangat karena merupakan sebenarnya merupakan wedang jahe. Cara penyajian dari Adon-adon Coro adalah satu sendok jamu ditaruh di dalam mangkok, lalu disiram dengan wedang jahe dan diminum selagi masih panas / hangat. (sumber)
Bentuk minuman Adon-adon Coro, Jepara
Bentuk minuman Adon-adon Coro, Jepara
Minuman khas Adon-adon Coro, Jepara
Minuman khas Adon-adon Coro, Jepara
Secara umum, Adon-adon Coro lebih mirip seperti Wedang Ronde yang biasa aku nikmati di Jogja. Hanya saja kalau Wedang Ronde menggunakan gula pasir, sedangkan kalau Adon-adon Coro menggunakan gula Jawa (merah). Dan yang membedakan lagi adalah isi minuman Adon-adon Coro adalah potongan kecil-kecil kelapa muda. Minuman ini sangat direkomendasikan untuk dinikmati saat malam hari, karena cara penyajiannya yang panas/hangat. Jadi kalau lagi hujan-hujan sepertinya minuman Adon-adon Coro ini cukup layak dijadikan teman setia.

Menikmati hangatnya minuman Adon-adon Coro sambil berbincang dengan penjualnya yang ramah sangatlah menyenangkan, tidak terasa siang ini minuman khas Jepara itu hampir habis aku minum. Akhirnya aku mencoba memesan minuman khas Jepara lainnya yang dijual oleh warung yang sama, ada yang tahu minuman apa? Kalau ini penyajiannya pakai es loh. Jepara tidak hanya dikenal sebagai kota yang penuh keindahan pantainya, tidak hanya dikenal dengan RA. Kartini saja, tetapi kulinernya juga sangat banyak dan wajib kita coba saat mengunjungi Kota Jepara
Baca juga postingan yang lain
Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar :

  1. Kayaknya nikmat banget kalo di sajikan malam hari di temanin cemilan pisang goreng :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huaaaa, jadi ngiler kalo dengar kata pisang goreng :-)

      Delete