Makan Siang Tongseng Ayam Sudimoro, Bantul

Sepulang susur pantai di Bantul (31 Jan 2015), pantai Baru – pantai Pandansari (Tulisan belum aku posting) kami mengayuh pedal sepeda pulang ke Sewon, Bantul menuju rumah teman. Hari sudah siang, ini artinya kami harus mengisi perut agar bisa kembali kuat mengayuh sepeda. Seperti yang sudah kami sepakati, kalau siang ini kami sengaja ingin kulineran dengan makan Tongseng Ayam Sudimoro. Warung makan ini berlokasi di Jalan Sudirman, No 2, Bantul. Atau dekat dengan PKU Bantul (seberang PKU Bantul).

Di warung ini menu utamanya adalah Gule dan Tongseng Ayam. Warung Sudimoro ini sudah cukup terkenal dan banyak yang ingin makan siang ataupun memesan makanan dari warung ini. terbukti siang ini kami harus bingung untuk mencari tempat duduk, sempat menunggu sejenak dan akhirnya kami bisa mendapatkan tempat duduk. Untuk makan Tongseng disini kita harus lebih bersabar, karena memang agak lama pelayanannya. Ini bukan karena pegawainya sedikit tapi proses pembuatannya memang satu demi satu.
Menunggu pesanan di Tongseng Ayam Sudimoro, Bantul
Menunggu pesanan di Tongseng Ayam Sudimoro, Bantul
Menunggu pesanan di Tongseng Ayam Sudimoro, Bantul
Menunggu pesanan di Tongseng Ayam Sudimoro, Bantul
Jika kita pertama kali makan di sini, jangan kaget ya kalau lebih dari 30 menit baru mendapatkan menu yang kita inginkan (khususnya Tongseng Ayam), jadi harus benar-benar sabar. Orang-orang yang ingin menikmati Tongseng Ayam maupun Gule Ayam pun dengan cepat silih berganti, bahkan ada yang rela kepanasan nunggu di depan untuk mendapatkan meja yang kosong.

Aku dan Ardian memesan 2 porsi Tongseng Ayam dan Es Jeruk serta Es Teh. Setelah lama menunggu akhirnya sampai juga jatah kami, awalnya salah satu pelayan bilang minta maaf kalau agak lama karena memang antri. Kami pun memakluminya karena melihat sendiri segitu banyaknya orang yang makan siang hari ini. tepat puku 11 wib, kami mulai menikmati santapan Tongseng Ayam Sudimoro, Bantul.
Menu Tongseng siap disantap
Menu Tongseng siap disantap
Menu Tongseng siap disantap
Tongseng Ayamnya cukup nikmat, dan nasinya pun tidak terlalu banyak. Ada juga tambahan lada jika kita merasa kurang sedap. Untuk menikmati 2 porsi Tongseng Ayam, Es Jeruk + Es Teh, dan 2 Kerupuk kami hanya membayar sebesar 24.5k. cukup murah kan dengan makanan senikmat ini? Pantas saja warung makan ini selalu ramai dan harus antri saat kita ingin makan siang. Bagaimana? Jika kalian sedang berburu kuliner untuk makan siang di Bantul, bisa mampir ke Tongseng Ayam Sudimoro untuk menikmati cita rasanya.
Baca juga postingan yang lainnya 
Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

12 komentar :

  1. wah pagi-pagi berkunjung sudah disuguhi masakan kesukaan saya ini, tongseng ayam nan lezat... nyammiii..

    ReplyDelete
  2. Tongseng tapi pake ayam ??? hmmm gimana rasa nya yaaa. Dalam otak gw kalo tongseng yaaa mesti kambing atau sapi hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga awalnya agak sangsi kang, tapi benar ayam kok heee

      Delete
  3. wah, enak tuh kayaknya.
    hmm, thanks for the review.. :)

    ReplyDelete
  4. heehh...aku sedah lama tak makan tongseng, jadi pengen deh..:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untung aku jauh mbak, kalau dekat bisa ditodong buat beliin :-D

      Delete
  5. Tongseng ayam sama tongseng kambing enakan mana mas ? Kalau saya malah jarang makan tongseng ayam. he,, he, he,, kasiahn ya,,,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enak juga kok pak, memang sih biasanya tongseng identik dengan daging kambing. Tapi sangat ramai juga yang menyantap tongseng ayam ini kang :-)

      Delete