Syair untuk sebuah Negeri

Kaki-kaki ini terus melangkah maju.
Menyusuri jalanan penuh dengan rasa peluh
Menyibak hutan tanpa mengeluh
Menyeberangi sungai dan lautan dengan tangguh.
Raga ini ingin selalu pergi menjauh.
Menapaki sebuah jalan yang terlihat angkuh.
Menjejakkan semangat tinggi dan berkata aku pasti mampu.

Indonesiaku, Negeri yang elok nan menawan.
Bentangan daratanmu, layaknya sebuah harapan.
Keindahanmu membuat semua orang mengelu-elukan.
Kau ibarat seborang putri yang cantik menawan.

Tapi, bukan kan semua ada kekurangan?
Alammu melimpah, sumber daya manusia terengah-engah.
Setiap sudutmu indah, setiap jengkalmu terbinasa.
Hutanmu menghijau, perusak alam pun beringas.
Aku membisu, segala kelebihanmu ternoda rakusnya penguasa negeri ini.

Indonesiaku  tersayang.
Di antara kelipan lampu terang kota, kita terlupakan gelapnya daerah pinggiran.
Di tengah bagusnya jalanan kota, kita mengabaikan terjalnya jalanan pedalaman.
Di dalam kesuburan tanah negeri, kita terjerumus dalam tingginya harga hasil bumi.

Bukan niat hati ingin mengeluh pada Negeri.
Namun banyak jiwa-jiwa hampir putus asa dalam berjuang.
Tidak sedikit pun hati ini membenci negeri tercinta.
Karena bagi kami, NKRI HARGA MATI.
Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

8 komentar :

  1. Kereeen mas syair nyaa :)
    di bikin lagu beneran mas, siapa tau laku :)

    ReplyDelete
  2. Pandai kau orang bikin puisi. Kalo saya nyerah kalo disuruh bikin puisi... Mungkin puisi ini ditujukan untuk gerakan separatis yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Puisi ini untuk para penguasa yang rakus
      *berlagak baca menggelora :-)

      Delete
  3. Aku suka puisinya, sangat membakar nasionalisme :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih bang, ini juga lagi belajar :-)

      Delete
  4. Amboiiiiiii..... keren nian rul ;)

    ReplyDelete