Pernah Makan Buah Asam?

Pernah makan buah Asam? Hemmm, yakin deh kalau kalian itu hidup di desa, dan waktu kecilnya sering main bareng teman, tentu pernah makan buah Asam. Namanya juga Asam, mau mentah atau matang pun rasanya tetap Asam. Rasanya itu lebih dahsyat daripada buah Mangga yang masih mentah. Yakin deh, lidah kalian bakalan bergoyang saat makan buah Asam. Nggak hanya lidah, bakalan lucu liat ekspresimu sendiri kalau lagi makan buah Asam. Namun, walaupun sudah tahu rasanya seperti itu, anak yang tinggal di desa (seperti aku) tetap saja bisa menikmati buah tersebut.

Waktu aku pulang ke rumah, aku melihat pohon Asam di belakang rumah sedang berbuah, seraya menunggu sore hari, Ibu sibuk mengupas buah Asam yang sudah jatuh untuk dijemur. Aku pun membantu mengupas, sampai aktifitas mengupas kulit Asam selesai, aku baru sadar ingin mengabadikan dan menulisnya untuk blog. Aku bergegas menuju belakang rumah, menyusuri jalanan setapak yang sudah tidak terawat, lalu berhenti sekitar 60an meter dari rumah. Di sana ada sebuah pohon Asam yang sedang berbuah lebat.
Rindangnya dedaunan pohon Asam
Rindangnya dedaunan pohon Asam
Dari sinilah, Ibu menyempatkan waktu mengambil buah Asam yang jatuh pagi hari, kemudian meluangkan waktu siang atau sore untuk mengupas. Selesai itu baru di jemur biar kering. Kalau sudah kering, maka aktifitas selanjutnya adalah membuang biji Asamnya. Aku mengambil beberapa buah Asam yang sudah terjatuh. Jika kulitnya masih hijau, itu artinya Asam tersebut masih mentah. Kalau nanti sudah menguning (seperti yang aku pegang), ini sudah matang. Jadi kulit dan buahnya tidak lagi menempel, dengan udah untuk kita kupas.
Ini buah Asam yang sudah berjatuhan
Ini buah Asam yang sudah berjatuhan
Oya, kalau sudah dijemur dan dikupas bijinya, nanti kembali dijemur. Aku mengabadikan hasil kupasan yang bijinya sudah dibuang. Jadi bentuknya seperti ini, ada yang mau coba mencicipi? Di waktu senggang inilah, aku bisa ngobrol santai dengan ibu seraya tangan cekatan mengupas kulitnya. Seru juga, lumayan dapat banyak. Jadi bisa digunakan kalau sedang dibutuhkan. Apalagi Asam yang sudah dikupas dan dijemur seperti ini akan bertahan lama jika disimpan di tempat yang tepat.
Buah Asam yang sudah dikupas dan sedang dijemur
Buah Asam yang sudah dikupas dan sedang dijemur
Mengupas kulit Asam bukan hanya dilakukan oleh ibuku saja, waktu aku sempat berkeliling tadi pagi, ada beberapa rumah di daerah Telaga dan Batulawang yang menjemur Asam juga. Seru banget, jadi ingat waktu masih kecil. Kalau dulu malah ngeri lagi makan buah Asam, saat mentah pun dilibas sambil nahan rasa asam. Jika kamu belum pernah mencicipi Asam, itu artinya kamu belum fix jadi orang kampung kayak aku *Bangga banget jadi anak kampung. Karena, saat di kampung dan waktu kecil itu sungguh menyenangkan.
Baca juga tulisan lainnya 
Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

36 komentar :

  1. Replies
    1. Seger loh, sensasinya kebih kalau dicampur dengan gula ataupun garam :-D

      Delete
  2. di daerah ku ga ada buah asem, penasaran kayanya seger ya kalo di makan siang2

    ReplyDelete
  3. Yang sudah jadi asam pernah, kalo buahnya gak tau seperti apa.

    ReplyDelete
  4. kemaren jeruk sekarang asam :D, bikin ngiler, asam pernah nyoba, paling pas kalau diseduh pakai air hangat tambah es batu, seger tenan klu siang bolong di musim panas ini :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Katanya di Jogja siha da minuman seperti itu, ini lagi nyari :-D

      Delete
  5. duuh jadi inget masa lalu mas,,, suka nyolong buah asam milik tetangga hahah :)

    ReplyDelete
  6. belum pernah kalau langsung.,
    kalau udah berbentuk minuman pernah :D

    ReplyDelete
  7. Zaman aku kecil dulu, suka banget cari buah ini trus di makan rame2 ama temen2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masa kecil kita sama, om. Jangan-jangan kita sama-sama orang desa :-D

      Delete
  8. Dulu di tahun... 90-an... masih nemuin buah asam, bahkan memakannya...
    Tapi sekarang... hemmmm... sudah tidak ada pohonnya lagi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heee, di kampung-kampung masih banyak pohonnya :-D

      Delete
  9. wah, saya pernah makan nih gan, rasanya nggak asem deh
    tapi itu oleh-oleh temen sih, nggak tau kalo yang ada di Indonesia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heee, ini enak banget gan kalo dibuat wedang/minuman air hangat :-D

      Delete
  10. Ini camilan favorit ane :D
    kalau pas ngetrip ketemu pohon ini langsung ane ambil gan.. Hahaha ( kalau gak ada yg punya )
    kalau ditempat ane nyebutnya asam tidak ada tambahannya.. Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, biasanya memang langsung bilang Asam hehehehhe.

      Delete
  11. wah kalo buah asam ak belum pernah makan, tapi kalo udah jadi asem2 udah makan,
    pasti sensasi nya beda ya mas,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pokoknya lebih asem rasanya, dan segar :-D

      Delete
  12. Kalau dicampur gula si masih berani mas tapi kalau asam doang ampun deh
    tapi kalau sy lebih suka diseduh pakai air panas + gula merah seger2 gimana gitu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, minggu depan aku ulas mengenai sensasinya Buah Asam diseduh pakai air panas :-D

      Delete
  13. Wah ingat masa kecil dulu yg suka kluyuran sama temen2, kalo ketemu pohon buah2an pasti deh langsung pingin manjat, tak terkecuali dgn pohon asem yg masih banyak waktu itu. Hhhh
    Ok bro met kenal dan ceritanya seru bgt.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heeee, kisah kita sama, mas :-D
      Masa kecil emang masa di mana setiap kenangan menjadi indah :-D

      Delete
  14. haha jadi keinget waktu masih kecil dulu, suka ambil buah asam dipinggir jalan,.. zaman dulu asik banget, dan kayaknya saya ini generasi terakhir yang merasakan hal tersebut

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heeeee, ternyata mengenang masa kecil semua ya :-D

      Delete
  15. asyikk bangett .. rumah ortu halamannya masih luas begini ...
    mau apa2 tinggal petik .. he he
    .. dulu waktu kecil saya suka makan manisan asem ... sekarang kayaknya sudah susah nemunya ...

    ReplyDelete
  16. kebiasaan dulu waktu kecil, deket rumah ada pohon asem besaaaaar. Pas berbuah, pasti nyariin asem yang jatuh... enaaak,, ada manis manis nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahhah, manis-manis asam, enak rasanya *nyanyi :-D

      Delete
  17. kalo mminuman Instannya sih sering untuk mengobati tenggorokan yang kena debu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah seru itu hehehheh, kalo sakit tenggorokan bisa diminum hahahhaha

      Delete
  18. sebentar... ingat-ingat dulu....

    sialan, jadi liuran ingat rasa asamnya. :3

    ReplyDelete