Ikutan Tampil di “ALUS Speak Up”

Kerja selama lima hari berturut-turut kadang membuat beban otak ini terasa suntuk. Ada waktunya untuk mengistirahatkan otak dari lembaran-lembaran naskah berbahasa inggris yang bertemakan “Tropical Medicine Journal”. Tumpukan-tumpukan naskah yang selalu ada diotak untuk sementara aku lupakan sementara, maaf kalau tidak aku jamah diakhir pekan ini, heeeee.

Seraya mencairkan beban otak, aku menyempatkan malam sabtu mengunjungi salah satu tempat didekat kampus UIN Sunan Kalijaga (Sapen). Disana sekumpulan adek-adek organisasi ALUS sedang melakukan kegiatan diluar kampus. Mereka berkumpul bersama, minum teh/kopi panas, bercanda, dan saling mengakrabkan diri. Tidak melulu berbicara tentang “Dunia Perpustakaan” yang selama ini digeluti saat kuliah maupun saat berorganisasi.
Salah satu peserta membacakan puisi di Alus Stand Up
Salah satu peserta membacakan puisi di Alus Stand Up
Salah satu peserta membacakan puisi di Alus Stand Up
Alus Speak Up adalah rangkaian acara yang dilakukan adek-adek organisasi untuk membuat setiap anggota semakin akrab. Isinya pun diluar kegiatan perpustakaan, disini mereka melakukan kegiatan layaknya seniman-seniman yang sudah terkenal. Ada saatnya diantara mereka membaca puisi, dilanjutan dengan bernyanyi bersama diiringi petikan gitar. Malam ini terasa lebih menyenangkan, lupa sementara dengan beban yang sudah membuat otak berat beberapa hari.

Selesai bernyanyi dilanjutkan Stand Up, beberapa perwakilan langsung beraksi didepan gerombolan teman-teman yang menanti penampilannya. Aku pun terlarut dalam kegiatan tersebut, dan hebatnya aku ikutan “Stand Up” tanpa tahu bahan apa yang aku ceritakan. Oke fix, beberapa orang adek angkatanku (serasa masih kuliah) terkena bully dari aku. Sori Damar, Fuad, Maul, Habib, Wahyudin, Furqon, dan semua yang kemarin aku bully.
Nyanyi bareng dulu
Nyanyi bareng dulu
Stand Up Comedy ala Damar
Stand Up Comedy ala Damar
Aku menunggu bulan depan, siapa tahu saat aku hadir saat itu aku kena bully juga biar impas. Ya malam itu memang tidak panjang, tapi selama dua jam berada disana, aku bisa mengurangi beban pikiran yang selama ini terfokus pada naskah yang berbahasa Inggris. Oya kalau sempat ada Alus Speak Up lagi aku dikabari ya, biar bisa ikut. Dan yang pasti aku difoto ya, biar ada dokukmentasiku heeeee. Masalahnya saat aku tampil nggak ada yang mengabadikan, duh nasib peserta tampil yang tidak dikenal heeeee.
Baca juga postingan yang lainnya

Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Post a Comment