Segelas Es Blewah [minuman khas saat puasa]

Tulisan ini sebenarnya aku buat saat sudah puasa, tapi nggak apa-apa deh aku postingnya selesai lebaran. Tuh jauh banget ya, saat puasa sampai sekarang udah lebih dari satu minggu habis lebaran. Jadi pas nulis ini, kepikiran banget sama es blewah yang aku buat beberapa jam sebelum adzan magrib. Gubrak!!! Haaaa. Benar-benar, kalau Blewah itu buah yang selalu menemani bulan puasa.
Salah satu buah Blewah, sayang kecil sekali
Salah satu buah Blewah, sayang kecil sekali
Menjelang puasa terakhir, aku dirumah disibukkan mempersiapkan beberapa jajanan untuk persiapan lebaran. Ketika sedang asyik memasukkan roti ke dalam toples, tiba-tiba melihat beberapa buah Blewah didekat dapur. Aku langsung menuju dan mengambil Blewah tersebut. Kemudian membelah Blewah tersebut dengan pisau.

Untung sudah menjelang magrib, akhirnya aku dibantu oleh kakak perempuanku untuk membuat es Blewah. Kuambil ketiga buah Blewah kecil-kecil ini dan kemudian menggeruskan buahnya dengan sebuah sendok. Aroma khas Blewah tercium oleh hidung ini. Sangat menggoda saat melihat daging-daging Blewah tersebut tergerus oleh sendok.
Membuat es Blewah saat puasa
Membuat es Blewah saat puasa
Selesai menggerus semua Blewah, kemudian aku menyiapkan beberapa es yang sudah ada. Aku pecahkan es dan memasukkannya es dalam termos kecil. Setelah itu aku masukkan Blewah dan memberikan sedikit sirup untuk pemanisnya. Hemmm, benar-benar menggugah selera untuk menikmatinya.
Es Blewah-nya menggugah selera
Es Blewah-nya menggugah selera
Tepat buka puasa, langsung saja aku tenggak beberapa kali es Blewah. Jangan tanya rasanya ya heee, es Blewah ini identik dengan masa-sama puasa. Biasanya banyak Blewah yang dijual saat sedang puasa. Apalagi kalau kita melewati sepanjang daerah Demak ke Jepara. Dibeberapa tepian jalan biasanya banyak orang yang menjajakan Blewah. Bagaimana puasa tahun ini sudah minum es Blewah? Heeee.
Baca juga postingan yang lainnya 

Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar :

  1. hmmm blewah... di Jepara/Karimun Jawa apa juga ada pohon Siwalan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada di Jepara kalau Siwalan. Dulu pas SMA sering liat orang jualan Siwalan :-D

      Delete