Mencicipi Bakso Bakar ditepian Jalan

Selang sehari sebelum puasa Juni 2014, aku dan ibu Negara sedang mencari makan. Berdiskusi sebentar menu apa yang kami beli, akhirnya kami membungkus nasi untuk dimakan bareng dikos. Perjalanan pulang langsung ibu Negara kembali ingin makan bakso bakar yang ada ditepian jalan.
Bakso Bakar ditepian jalan Timoho
Bakso Bakar ditepian jalan Timoho
Bakso Bakar ditepian jalan Timoho
Bakso bakar dapat kita temui disepanjang jalanan di kota Jogja. Rata-rata mereka membuka lapak mulai pukul 16.00 wib. Kami langsung menghampiri salah satu penjual bakso bakar dan memesannya. Disana ada dua jenis bakso yang dapat kita pilih, bakso daging atau bakso tahu. Sekalian pesan yang pedas banget atau yang pedas saja. Lumayan buat selingan makan setelah makan nasi.
Bakso Bakar ditepian jalan Timoho
Bakso Bakar ditepian jalan Timoho
Bakso Bakar ditepian jalan Timoho
Bakso bakar ini dibakar menggunakan arang seperti orang sedang membakar sate, lama pembakaran bakso bakar yang sudah ditusuk seperti sate ini antara 3-4 menit. Butuh beberapa kali dicelupkan ke bumbu-bumbu lagi agar rasanya meresap. Oya harganya itu adalah 1k setiap tusuknya. Jadi terjangkau banget kok bagi saku kita yang kadang ingin icip-icip makanan.

Rata-rata pembeli bakso bakar ini sebagian besar cewek dan anak-anak. Tahu lah merekal ebih suka banget kalau disuruh ngemil makanan. Bagaimana sudah pernah makan bakso bakar? Pasti kalau kalian berada di Jogja (bagi cewek) tentu sebagian besar sudah pernah membelinya, tapi kalau kalian yang cowok kemungkinan belum pernah mencicipinya. Jadi kalau besok lagi jalan-jalan sama ceweknya bisa itu beli bakso bakar buat dicicipi barengan heeeee.
Baca juga postingan yang lainnya 

Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Post a Comment