Mengenal Software Pengarsipan OpenDocMan

Mengarsipkan surat-surat dan data penting, hemmm. Kadang kita lupa menaruh dimana data ataupun surat tersebut. Kalau surat tersebut hanya kita miliki dalam bentuk tercetak saja, waktu pengarsipannya kurang baik. Bisa jadi surat tersebut lenyap tanpa meninggalkan pesan heee. Beberapa hari kemarin, aku mengikuti acara yang diisi oleh teman mengenai Software Pengarsipan. Kayaknya menarik untuk dilihat sepintas, walau tidak ada hubungan dengan kerjaan, tapi buat nambah-nambah ilmu bisa kan?
Acara pengenalan software yang diisi oleh teman kuliah
Acara pengenalan software yang diisi oleh teman kuliah
Acara pengenalan software yang diisi oleh teman kuliah
Nama softwarenya itu OpenDocMan, bisa diklik dan didownload. Software ini adalah Open Source, jadi bisa kita unduh sesuka hati dan bisa dioprak-aprik itu softwarenya sesuka hati. Kalau dilihat sepintas, OpenDocMan mirip SLIMS (Software Otomasi Perpustakaan), juga mirip-mirip dengan Open Journal System (OJS) yang digunakan untuk mengunggah file jurnal. Menarik kan bagi kalian yang bertugas sebagai Arsiparis. Jadi bisa menggunakan OpenDocMan untuk mempermudah kalian dalam menemukan kembali file-file yang penting (diarsip).

Untuk mendukung OpenDocMan tentu kita membutuhkan Xampp, setelah diinstall Xampp-nya baru diinstall OpenDocMan. Sebenarnya kalau bingung ini ada petunjuk penggunaannya. Jadi kalian bisa mempelajari sebelum benar-benar menggunakannya. Disertakan juga demo OpenDocMan, jadi kalian akan lebih mudah mengenali dan mengerti fitur-fitur apa saja didalamnya. Untuk User dan Password sudah ada diatasnya, kalau sudah diinstall kita bisa mengubah User dan Passwordnya sesuai dengan keinginan kita.
Printscreen demo penggunaan OpenDocMan
Printscreen demo penggunaan OpenDocMan
Printscreen demo penggunaan OpenDocMan
Secara singkatnya, OpenDocMan ini digunakan untuk memudahkan para Arsiparis untuk menemukan kembali data-data yang telah diarsip. Bentuk datanya adalah softfile sehingga dengan mudah bisa diunggah untuk disimpan. Kalau datanya tercetak, kita bisa men-scann terlebih dahulu dalam bentuk PDF. Jika dengan arsip tercetak bisa jadi hilang atau susah kita temukan, dengan softfile dan menggunakan OpenDocMan kita akan jauh lebih mudah dan cepat untuk menemukannya. Ada yang tertarik untuk menggunakannya?
Baca juga postingan yang lainnya 
Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

16 komentar :

  1. aplikasi yang memudahkan ya, bisa membantu dan meringankan pekerjaan pengarsipan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, kayaknya software ini bisa digunakan bagi kita yang ribet dengan arsip bahan tercetak :-)

      Delete
  2. Pengarsipan di sini apa sama dengan software akuntansi ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya malah belum tahu yg akuntansi pak :-)
      Ini juga sedang coba mempelajari dari teman yg lumayan paham :-)

      Delete
  3. wah jadi nambah ilmu ttg software sy mas mantap nih keceh abis....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heee, ini juga lagi latihan. Rada puyeng juga kalu sendirian otak-atiknya :-D

      Delete
  4. aplikasinya biasa dipake instansi ga ? aku suruh cari studi kasus opendocman ??? minta bantuanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Software ini sepertinya belum terlalu familiar dikalangan instansi, mas. Tapi ini open source kok, jadi bisa diotak-atik kalau mau.

      Delete
  5. oow harus pakai xampp dulu ya ini, pakai wamp juga bisa kan ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahhh keren bangett mak, tapi ane gk nemu" download an e ckck

      Delete
  6. waaahh bolehh jugaa nih artjek bya

    ReplyDelete