Mencicipi Jajanan Pasar yang Bernama Candil

Masih di tempat yang sama untuk menikmati jajanan pasar, selain mengambil sebungkus Bubur Sumsum; aku juga mengambil salah satu jajanan lainnya yang masih mirip. Sama-sama terbungkus dengan daun pisang, kemudian disetiap bungkusnya juga diikat bungkusan santan. Sepertinya ini rasanya akan berbeda dengan Bubur Sumsum yang sudah aku beli dan nikmati. Wajib ambil satu lagi dan mencoba merasakan, serta apa nama jajanan pasar ini. Aku mengambil satu bungkus, dan bertanya apa nama jajanan ini pada ibu-ibu yang berjualan. Dari sana aku tahu namanya adalah Candil.
Candil, salah satu jajanan pasar
Candil, salah satu jenis jajanan pasar
Tidak banyak perbedaan dari Bubur Sumsum dan Candil. Mungkin untuk cara pembuatannya sama, hanya saja bahan dasar yang digunakan berbeda. Selain itu juga cairan yang dilumurkan pada Candil. Kalau Candil ini terbuat dari Tepung Ketan, serta yang dipakai untuk melumuri adalah Santan. Rasanya Candil ini manis, makanya dilumuri dengan Santan biar ada sensasi rasa agak gurih. Sangat mengesankan bukan? Ini namanya kulineran dadakan di pasar.

Bagi lidah orang Indonesia yang tinggal di Jawa, jajanan pasar seperti ini sangat cocok dilidah. Jika kalian memang pecinta jajanan pasar, tidak ada salahnya berburu kuliner pasar saat pagi hari. Dibeberapa tempat kalian akan menemukan jajanan yang sudah sangat langka dan tidak banyak orang membuatnya. Dihampir semua pasar tradisional, kita masih bisa menemukan makanan-makanan tersebut.

Baiklah, hari ini perburuan jajanan pasar selesai. Namun masih ada waktu untuk melakukannya dihari-hari mendatang. Bagaimana? Minat dengan apa yang aku lakukan? Ada waktunya kita mencari-cari jajanan pasar untuk kita nikmati, banyak kuliner yang bersebaran dilingkungan kita. Tapi tidak ada salahnya kita mencoba menikmati jajanan-jajanan yang sudah mulai langka dan sulit kita temukan. Selamat mencoba.
Baca juga postingan yang lainnya 
Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

32 komentar :

  1. Mirip nama vokalis band. xD
    kayak bubur sumsum yang kemarin bentuknya, gak tau deh rasanya manis begimana. gak pernah nyobain. gak pernah nemu juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau bubur sumsum manis, kalo ini gurih karena pakai santan :-)

      Delete
  2. Kasuan candil'a ga d foto, yg di foto cuma bubur sumsum'a doang :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini candil :-) Bedanya dari warna sama cairan yang dituangkan. Kalo Bubur sumsum itu pakai cairan gula yg manis. kalo Candil pakai santan, jadi gurih :-)

      Delete
    2. iya, pling enak makan candil buat tazil buka puasa :D

      Delete
  3. kalo di daerah saya candil sama bubur sumsum berbeda bentuknya juga mas hehe candil itu berbentuk bulat kecil seperti cimol :) kalo bubur sumsum ya seperti gambar di atas hehehe beda nama beda bentuk juga :) itu sih di daerah saya ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oalah malah kecil-kecil toh, jangan-jangan yg mirip itu malah cenil ya? yg kayak klepon :-D

      Delete
  4. kalo dulu saya jajanan yang kaya gini mas, inget waktu kecil.kalo sekarang mah sudah jarang sih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. biasanya bubur kacang ijo juga ada yang dibungkus sama daun pisang.ada yg air putih kaya digambar juga.dulu saya sering jajan gituan soalnya :D

      Delete
  5. kalau didaerahku yang bentuknya kayak gitu namanya bubur sumsum mas kalau candil bentuknya bulat,,hehe kok beda ya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan-jangan itu Cenil yg mirip Klepon :-D

      Delete
  6. manis kayak apa itu ya, kayak es krim mungkin :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Manis dicampur dengan gurih :-)
      Penasaran kan :-D

      Delete
  7. Wuih mengiurkan juga ya, jadi pengen beli juga nih, makasih udah menggoda selera.

    ReplyDelete
  8. biasanya adanya di pasar pagi kalo di kampungku

    ReplyDelete
  9. pasti rasanya manis+gurih gitu ya....enak tenan :)

    ReplyDelete
  10. sedaap nih!
    jadi pengin makan aneka jajanan pasar sewaktu kecil dulu @_@

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar-benar kangen dengan jajanan pasar :-D

      Delete
  11. wah la ini nih yang bikin ngilerrr hehe slelau unik dah konten yg satu ini...

    ReplyDelete
  12. gak sia-sia saya berkunjung ke blog agan, artikel nya sangat bermanfaat menambah wawasan saya.
    thanks ya gan.

    ReplyDelete
  13. baik itu bubur sum sum ataupun candil.... aku gak suka :| *ribet* es bubur sum-sum udah paling mentoklah ya hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haaa, selera pasti bisa berbeda kok. Tapi keseluruhannya tetap nikmat :-D

      Delete
  14. candilnya kok beda ya sama di daerah saya, kalau di daerah saya bulet kecil-kecil dan di kasih santan kalau sebelum dimakan..

    ReplyDelete