Menikmati Sebungkus Bubur Sumsum

Masih berkutat dengan jajanan pasar, jadi apapun yang berkaitan dengan jajanan pasar untuk kali ini masih dicari, kemudian dibeli, dan aku nikmati. Ada dua keuntungan saat melakukan kegiatan ini; pertama; aku kenyang bisa menikmati jajajan pasar, dan kedua; aku bisa mengabadikan dalam gambar, terus menulisnya untuk diblog. Ibarat paribahasa “Sambil menyelam, minum air”. Pasti kalian juga akan melakukan hal yang sama kalau sedang berada di pasar dan suka menulis.

Namanya juga masih mencari makanan pasar, okelah; apapun yang terlihat dipasar kalau masih makanan langsung dilibas. Kali ini mataku tertarik pada salah satu makanan yang dibungkus dan setiap bungkusnya ada semacam gula merah cair untuk dituangkan/lumuri pada isinya. Ups, namanya adalah Bubur Sumsum. Hemmm, menarik juga untuk dibeli dan dinikmati kalau pagi hari.
Jajanan pasar; Bubur Sumsum
Jajanan pasar; Bubur Sumsum
Layaknya makanan tradisional lainnya, setiap jajanan ini dibungkus dengan daun Pisang. Ketika aku buka, ternyata tampilannya seperti ini. Terbuat dari Tepung Beras yang dimasak dengan Santan. Tujuannya agar agak lebih kental, namun Tepung Beras ini tidak ada rasanya. Untuk bisa dinikmati dengan rasa manis, ada tambahan Gula jawa cair yang terbungkus pada plastik kecil. Jadi kita lumuri Bubur Sumsumnya dengan gula; baru siap makan. Kebayang gimana nikmatnya makan jajanan pasar Bubur Sumsum ini.

Rasanya kenyal dan manis karena dilumuri cairan Gula Merah. Hemmm, ada yanh pernah mencoba untuk mencicipinya? Ada banyak makanan yang mirip dengan bahan baku/dasar yang sama, tapi karena adanya perbedaan dalam pembuatan maupun rasa sehingga tercipta banyak makanan tradisional dengan berbagai nama. Tidak ada salahnya kita menikmati sedikit dari apapun makanan yang kita kenal dan dapatkan, apalagi tidak semua tempat berjualan makanan/jajanan pasar tersebut.
Baca juga postingan yang lainnya 
Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

39 komentar :

  1. Bubur Sumsum juga menjadi salah satu cemilan Fave saya. Agak sulit mencari penjual Bubur Sumsum di Pontianak. Yang saya tau sih penjual bubur sumsum yang pake gerobak sering saya liat di depan Kampus Universitas Tanjungpura. Saya juga pernah membuat ulasan tentang Bubur Sumsum ini yang memang yahuud.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heee, mengenyangkan kalau makan ini pak :-)

      Delete
  2. Untung di kota saya masih lumayan banyak yang jualan bubur sumsum, malah suka ada yang lewat depan tumah :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah enak itu, bisa panggil dan maian di tempat :-)

      Delete
  3. Belom pernah nyoba makanan tradisional yang ini, nyarinya susah. moga-moga entar bisa ngerasain. O_o

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga besok-besok bisa ngerasain mas :-)

      Delete
  4. makanan daerah ini jelas nikmat, saya juga pernah nyobain.tapi sekarang yang jualan ini jarang banget..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang biasanya ada di pasar tradisional :-)

      Delete
  5. bubur sumsum itu makanan kesukaan aku
    jadi pengen makan bubur sumsum lagi ihhh :g
    tapi sekarang jarang ada yang jual kalau didaerah aku :(

    ReplyDelete
  6. saya suka makan bubur sumsum ini dengan sambel pecel...enak loh...hehe

    ReplyDelete
  7. Bubur sumsu yang pakai daun pisang seperti ini yang selalu dirinkan sama saya mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Walau banyak makanan cepat saj dan enak-enak, tapi ada waktunya kangen jajanan seperti ini kang

      Delete
  8. wah la ini yang sudah jarang dinikmati ams amntap euyy....

    ReplyDelete
  9. ditempatku sudah jarang yang jualan bubur sumsum

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang rata-rata jualannya di pasar tradisional :-)

      Delete
  10. seneng sama bubur ini tapi gak tau ini namanya bubur sumsum hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oalah heeee, sekarang berarti udah tahu namanya :-D

      Delete
  11. Aku biasanya bikin menjelang bulan Ramadhan.. Soalnya kalok jualan gitu ngga tau di mana :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ynag pasti nggak dijual di indomar** haaaa *Kaburrrrr

      Delete
  12. Biasanya kalau ada tetangga yg punya hajatan nikahan, setelahnya sering bagi2 bubur sumsum..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kalo aku berdoa terus tetangga punya acara bang :-D

      Delete
  13. Aduuuuuh pengen banget. Ini Nemu dimana, sih??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di pasar masih banyak, tapi pasar tradisional :-D

      Delete
  14. saya suka bikin sendiri karena anak-anak suka. Tapi gak pernah yang dibungkus daun gitu, sih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dibungkus pakai daun baunya lebih harum heeee...

      Delete
  15. sekarang udah jarang ada yang jual bubur sumsum di daerah sini

    ReplyDelete
  16. informasinya sangat bermanfaat sekali, semoga sukses, ditunggu ya informasi selanjutnya, terimakasih :)

    ReplyDelete
  17. sebenarnya makanan tradisional itu enak-enak, tapi sayang yang jualnya sekarang sedikit..

    ReplyDelete
  18. kesukaan saya tu ... bubur sumsum ....

    ReplyDelete
  19. tahan brp jm yah bubur sumsum ini,,,

    ReplyDelete