Sepuluh Lokasi yang Sering Dikunjungi Pesepeda Jogja

Bersepeda merupakan salah satu caraku untuk mengunjungi beberapa tempat wisata di Jogja dan sekitarnya. Ada banyak tempat wisata di Jogja yang bisa aku kunjungi hanya dengan menaiki sepeda. Kali ini, aku coba menulis sepuluh tempat yang sering dijadikan para pecinta sepeda sebagai lokasi tujuan untuk menikmati akhir pekannya. Sebenarnya ada banyak destinasi wisata di Jogja yang bisa dijadikan tempat tujuan bersepeda, misalnya pantai, candi, museum, dan lainnya. Namun, aku ingin mengambil tempat-tempat lainnya. Semoga nantinya aku juga bisa menulis tempat-tempat lainnya di blog ini.

Warung Ijo Pakem
Bagi para pesepeda di Jogja, tentu sudah tidak asing dengan Warung Ijo, Pakem. Berlokasi di Jalan Kaliurang km 17, warung ini menjadi tempat hampir seluruh pesepeda yang sedang mengayuh pedal ke arah Kaliurang untuk berhenti. Saking terkenalnya sebagai tempat pesepeda, ditulisan Warung Ijo ini bertuliskan “Warungnya para goweser”. Jika kalian sedang bersepeda ke Jogja, ada baiknya singgah di warung ini. Kalian akan melihat banyaknya para pecinta sepeda yang rehat dan ngobrol santai di warung ini. Menu seperti gorengan ataupun Pisang rebus dapat kita temukan di warung ini. Sudah berkunjung ke Warung Ijo, minimal kita akan mendapatkan teman baru. Baca selengkapnya di sini…
Warung Ijo menjadi magnet para pesepeda di Jogja
Warung Ijo menjadi magnet para pesepeda di Jogja
Blue Lagoon Widodomartani
Selain Warung Ijo Pakem, salah satu tempat yang sering dikunjungi para pesepeda di daerah sana adalah Blue Lagoon. Berlokasi di Ngemplak, Widodomartani, Sleman, tempat ini mencuat dalam hampir dua tahun terakhir. Sebuah aliran air yang tertampung dengan kedalaman lebih dari tiga meter ini berhasil menarik minat para pesepeda maupun pengunjung lain untuk bermain air. Jika kita melewati jalan Kaliurang, nanti pada km 13 (daerah Besi) kalian menemukan pertigaan, silakan ambil kanan sampai mentok. Di sana nanti ada plang petunjuk arahnya. Di Blue Lagoon ini kita bisa berenang seraya menikmati dinginnya air. Bisa juga meloncat dari ketinggian. Oya, nanti kalian juga akan melihat segerombolan ikan kecil yang mencoba untuk menggigit kulit kalian. Seru sekali untuk bermain air di sini. Baca selengkapnya di sini…
Main air di Blue Lagoon Sleman
Main air di Blue Lagoon Sleman
Jembatan Gantung Selopamioro
Meninggalkan kawasan Sleman, kali ini tempat yang ketiga adalah sebuah Jembatan Gantung. Jembatan Gantung Selopamioro ini menjadi salah satu tujuan pesepeda pada akhir pekan. Selain lokasinya yang tidak terlalu jauh dan jalanan pun relatif landai menjadikan lokasi ini menjadi tujuan yang mudah dijangkau. Di Jembatan Gantung ini, kita dapat menikmati suara gemericik aliran sungai Oyo. Selain itu, lokasi ini menjadi salah satu yang sangat bagus untuk berfoto di antara bukit dan hamparan sawah. Ya, Jembatan Gantung yang berwarna kuning ini layaknya magnet bagi pecinta sepeda dijadikan tujuan bersepeda. Baca selengkapnya di sini…
Jembatan Gantung Imogiri, Bantul
Jembatan Gantung Imogiri, Bantul
Candi Abang, Berbah
Lebih dekat lagi dari kota Jogja, tepatnya di Berbah. Salah satu tempat yang selalu dijadikan tujuan pesepeda adalah Candi Abang. Banyak pesepeda yang menjadikan tempat ini sebagai tujuan wisata karena bukitnya yang ditumbuhi rumput hijau. Jika dilihat sekilas, bukit ini mirip sebuah “Walpaper Windows XP”. Oya, selain pagi hari, tempat ini banyak dikunjungi kala senja. Dari sini kita dapat menyaksinya sunset indah. Candi Abang menjadi salah satu pilihan jika kita ingin menikmati sunset yang tidak jauh dari kota Jogja. Baca selengkapnya di sini…
Candi Abang, Berbah
Candi Abang, Berbah
Embung Nglanggeran
Bagi pesepeda yang suka dengan jalanan menanjak, salah satu tujuan yang asyik dikunjungi adalah Embung Nglanggeran. Embung yang berlokasi di Gunungkidul ini cukup membuat para pesepeda sedikit melawan letih agar bisa sampai di sini. Namun segala capek dan letih langsung terbayarkan jika sudah sampai di embung. Bahkan tidak sedikit para pesepeda melanjutkan perjalanan sampai ke puncak Gunung Api Purba Nglanggeran. Ya, berfoto di sekitaran Embung Nglanggeran menjadi salah satu spot yang bagus dan menyenangkan. Baca selengkapnya di sini…
Embung Nglanggeran Gunungkidul
Embung Nglanggeran Gunungkidul
Gardu Pandang Mangunan
Mangunan, ya tempat ini menjadi daya tarik bagi pesepeda sekitaran Jogja. Setiap pekan tetap banyak banget yang bersepeda menuju lokasi ini. Biasanya para pesepeda yang menikmati akhir pekan ke arah Imogiri akan melanjutkan perjalanan menuju Kebun Buah Mangunan. Rute perjalanan menuju Mangunan lumayan menanjak, jadi akan menjadi sensasi tersendiri bagi pecinta tanjakan. Selain itu, tanjakan menuju Mangunan pun masih bisa dilewati bagi yang tidak kuat menanjak. Setidaknya ada sekitar empat tanjakan yang lumayan tinggi, namun tetap bisa dilewati. Dari Gardu Pandang Mangunan, kita dapat melihat hijaunnya kawasan Bantul yang berkombinasi dengan aliran sungai Oyo. Dari sini juga kita dapat melihat Jembatan Gantung Imogiri. Oya, kalau datang ke sini subuh, kita bisa menyaksikan awan yang terbentang bagus. Baca selengkapnya di sini…
Gardu Pandang Mangunan saat pagi hari
Gardu Pandang Mangunan saat pagi hari
Hutan Pinus Imogiri
Sejalur dengan Mangunan, namun pada pertigaan jalan menuju hutan Pinus belok kiri dengan tanjakan yang lumayan tajam. Hutan Pinus Imogiri menjadi tempat favorit para pesepeda untuk berburu foto bareng sepeda. Di sini kita dapat menaiki sepeda di antara pohon-pohon Pinus. Jika menuju Hutan Pinus, aku rekomendasikan pada pagi hari. Selain kita mendapatkan suasana yang masih sejuk, cahaya mentari yang menerobos di antara pohon Pinus menjadikan pemandangan lebih indah. Baca selengkapnya di sini…
Hutan Pinus Bantul
Hutan Pinus Bantul
Puncak Becici
Tidak jauh dari Hutan Pinus, hanya berjarak sekitar 1.5km ke arah perempatan Terong, di sana ada lokasi yang terdapat gardu pandang baru. Nama puncak tersebut adalah Puncak Becici. Dari atas Puncak Becici, kita dapat melihat megahnya puncak Merapi & Merbabu. Selain itu, jika kita datang pada sore hari, sunset di Puncak Becici menjadi salah satu yang difavoritkan oleh pengunjung. sekarang, Puncak Becici sudah bersolek menjadi lebih indah, aku ke sini pada saat Puncak Becici masih belum dikembangkan. Baca selengkapnya di sini…
Puncak Becici, Bantul
Puncak Becici, Bantul
Puncak Bucu/Mbucu Piyungan
Kita tahu, banyak pesepeda yang selalu mencari destinasi baru untuk tujuan sepeda. Di Jogja, ada banyak puncak yang mereka bisa kunjungi. Beberapa tahun terakhir, muncul nama Puncak Mbucu/Bucu yang lagi ngehits. Puncak yang berada di di desa Banyakan, Piyungan ini menjadi tujuan pesepeda setiap akhir pekan. Jalanan yang cukup menanjak dengan jalan yang tidak lebar menjadikan sensasi tersendiri bagi pecinta MTB. Kombinasi jalan aspal, cor, bahkan bebatuan ketika hampir sampai di area puncak. Untuk mencapai puncaknya, kita harus menggendong sepeda. Waktu aku ke sini, kawasan ini masih dipenuhi tumbuhan liar. Beruntunglah akhir-akhir ini, Puncak Bucu bersolek dan ada sebuah landmark yang bertuliskan Puncak Bucu. Seperti puncak lainnya, Puncak Bucu juga menjadi tujuan para pecinta sunset. Baca selengkapnya di sini…
Puncak Bucu/Mbucu Piyungan
Puncak Bucu/Mbucu Piyungan
Puncak Paralayang Parangtritis
Puncak terakhir yang aku ulas adalah Puncak Paralayang Parangtritis. Berlokasi tidak jauh dari Pantai Parangtritis, dengan rute sepeda yang menanjak menjelang sampai lokasi membuat para pesepeda semakin penasaran untuk sampai ke atas. Satu hal yang aku ingat adalah tanjakan terakhir sebelum sampai di parkiran Paralayang, itu adalah tanjakan tinggi selama perjalanan sampai di lokasi. Dari Puncak Paralayang, kita dapat menyaksikan pantai Parangtritis dan lainnya dari atas. Bahkan lokasi ini setiap senja menjadi ramai karena bisa dijadikan tempat untuk berburu sunsetBaca selengkapnya di sini…
Puncak Paralayang. Jangan ditiru!!
Puncak Paralayang. Jangan ditiru!!
Pada dasarnya ada banyak tempat yang menjadi favorit para pecinta sepeda. Aku di sini hanya menuliskan lokasi-lokasi yang agak mudah disambangi para pencinta sepeda MTB. Semoga nantinya, aku bisa menulis tempat-tempat lain yang digandrungi para pecinta Downhill dll. Rata-rata tempat yang aku ulas sudah menjadi tujuan biasa para pesepeda di Jogja. Adakah lokasi lain yang direkomendasikan untuk dikunjungi bersepeda di Jogja? Nantikan tulisan lain yang berkaitan dengan Candi, pantai, atau destinasi lain yang ada di DI. Yogyakarta.
Baca juga tulisan sepeda lainnya 
Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

27 komentar :

  1. Wah aku nggoleki Puncak Paralayang Parangtritis wingi kok nggak ngerti - ngerti yaw mas Sitam. Puncak Becici dan Puncak Bucu ki beda tow mas? tak kira sama ew

    ReplyDelete
    Replies
    1. Punak Paralayang itu arah ke Panggang via paris, nanti pertigaan pas tanjakan belok kanan. Puncak Becici dekat Pinus Imogiri, puncak Mbucu itu dekat arah ke Curug Tuwondo (banyakan, piyungan) :-)

      Delete
  2. oh, ternyata ini puncak paralayang itu :D

    ReplyDelete
  3. Wah seru ya mas, rekomendasi nih buat sepedahan di Jogja

    ReplyDelete
  4. mei silam saya ketemu rombongan sepeda di gunung kidul arah gua pindul.. itu kira2 mau kemana yah mas???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah Gunungkidul banyak banget destinasinya, mas. Bisa jadi rombongan ke pantai :-D

      Delete
    2. kalo diliat2 sih track nya enak banget mas,,, tapi kalo nanjak saya nyerah hehehehe di tanggerang gak ada track kaya gitu :D

      Delete
    3. Heeee, sebenarnya di Jogja juga ada trek yang nanjaknya bikin ampun deh, tapi aku nggak berani nanjak :-D

      Delete
  5. ada tempat yang namanya embung ya kalo di saya bahasa sunda embung itu g mau. heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heeeee, kalo bahasa Jawa, Embung itu semacam waduk kecil :-D

      Delete
  6. wah kece mas... josh spot" yg bisa dijadiin tempat kerja hehhe....

    ReplyDelete
  7. asyikkk banget banyak tempat pilihan yang dituju dengan gowesan ... apalagi alam2nya keren2
    ... btw kalau semua foto pakai pose angkat sepeda .. tambah keren deh ...

    ReplyDelete
  8. Replies
    1. Ayoo mumpung pekan ini banyak liburnya :-D

      Delete
  9. Saya lebih tertarik sama Blue Lagoon Widodomartani
    kece tuh tempatnya

    ReplyDelete
  10. itu sepedanya mau diuncalke? *gagalfokus. Bagus yg di Paralayang... namanya mudah dikenang heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang mau di"uncalke" itu mantan, mbak.Sepedannya jangan :-D

      Delete
  11. Itu td semua rutenya agak mudah disambangi mas????? Oaampuuun aku kalo disuruh naikin pake sepeda :D.. walo harus diakui, semua pemandangannya ciamik puoool yaaa ^o^.. baru tau kalo sungai OYO itu panjang bgt...itu sungai yg sama kalo kita cave tubing di kidul kan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haaaa, ayo naik sepeda (sepeda motor) hahahhaha. Masih banyak tempat di Jogja lainnya loh :-D

      Delete
  12. ke embung itu perjalanan dari jogja gowesya berapa jam mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari Demangan sekitar 2jam mbak, hehehehhe. Tanjakannya cuma pas di Bukit Bintang sama dekat masuk Embung :-). Kalo di Ngoro-oro ada sedikit tanjakan.

      Delete