Serunya Bersepeda bareng Keluarga Besar “Barabere”

Jika kita bermain bareng, kumpul bareng, ataupun seperti kegiatan kali ini bersepeda bareng pasti yang kita butuhkan adalah dokumentasi yang banyak. Semakin berkembangnya teknologi, membuat kita mudah mengabadikan gambar menggunakan kamera hp. Begitupun aku saat akhir pekan ini (25 Jan 2015). Setelah mengunjungi Lava Bantal, perjalanan bareng teman grup WA berlanjut menuju tiga tempat yang berdekatan; Goa Sentono, Candi Abang, dan Goa Jepang. Ketiga tempat ini sudah pernah aku posting ditulisan sebelumnya satu tahun lampau. Semacam napak tilas lagi, karena berkunjung ke tempat yang sama namun dengan orang-orang yang berbeda.
Perjalanan menyusuri persawahan
Perjalanan menyusuri persawahan (Sumber: WA Grup Barabere)
Perjalanan berlanjut menuju Goa Sentono, gerombolan teman-teman yang menggunakan kaos sama (kecuali aku) mengayuh pedal masing-masing dengan kecepatan beragam. Berhubung sebagian adalah cewek yang menggunakan City Bike, tentu ritme kayuhan kami (para cowok) mengikuti mereka. Oya grup WA kami namanya Barabere, berawal dari grup akhirnya kami membuat kaos yang depannya adalah sketsa wajah-wajah kami. Keren toh? Ini saja yang bikin sketsa wajah adalah salah satu anggota dalam grup, jadi nggak pakai jasa orang luar. Tanpa terasa akhirnya sampai juga di Goa Sentono, dan kami pun beraksi *foto bareng. Namanya juga bersepeda, dimanapun tempatnya itu wajib berfoto bareng. Dokumentasi *alibi.
Lokasi pertama di Goa Sentono, Berbah
Lokasi pertama di Goa Sentono, Berbah
Lokasi pertama di Goa Sentono, Berbah
Selanjutnya kami lanjutkan menuju Candi Abang, dengan tanjakan kecil yang sudah biasa aku lahap. Aku akhirnya sampai juga di depan jalan menuju lokasi pertama kali. Lha yang lain kan cewek, jadi cukup lama menunggu karena dituntun. Sesampai depan, kami tidak langsung masuk, melainkan duduk bareng untuk melepas lelah. Kami membayar HTM 2K/orang untuk masuk, lalu menaiki sepeda menuju Candi Abang, tapi saat aku melihat ke belakang, loh kok dituntun? *duh. Biarlah, mereka pengennya seperti apa. Lebih baik aku lanjut pancal pedal duluan. Menunggu mereka di atas kayaknya jauh lebih nikmat, kan bisa istirahat lebih lama daripada yang lain.
Istirahat kesekian kalinya di depan arah ke Candi Abang, Berbah
Istirahat kesekian kalinya di depan arah ke Candi Abang, Berbah
Istirahat kesekian kalinya di depan arah ke Candi Abang, Berbah
Bukit Candi Abang sudah di depan mata, kami beristirahat sejenak ditepian gubuk. Sayangnya gubuk kecilnya sudah hampir rusak. Entah akibat perbuatan siapa, dengan semangat tinggi teman-teman grup menaiki bukit dan hanya membawa dua sepeda sampai puncak bukit (untuk syarat saja). Kesekian kalinya aku menjadi fotografer dadakan, lumayan walau pakai kamera digital biasa, aku menikmati peranku sebagai seksi dokumentasi. Sebelum turun, aku juga meminta salah satu teman untuk mengabadikanku dengan sepeda (dengan pose yang sama). Saat turun ada insiden teman terpeleset jatuh heeee, selain itu juga standar sepeda teman bautnya lepas, jadi salah satu teman yang sudah biasa bongkar sepeda beraksi.
Pose bersama di Bukit Candi Abang, Berbah
Pose bersama sepeda
Benerin sepeda dulu
Dokumentasi selama di Candi Abang, Foto ketiga (benerin sepeda) diambil dari Grup WA Barebere
Menuju rute terakhir yakni menikmati turunan yang lumayan tajam dengan jalan cor semen menuju Goa Jepang. Aku dan para cowok menaiki sepeda dengan berlahan, sementara para cewek menuntun sepeda. Karena keselamatan diri memang jauh lebih penting daripada yang lainnya. Sesampai disana, kembali kami beraksi untuk foto bareng, bermodalkan kamera digital serta setelan waktu 10 detik kami bergaya layaknya para juara.
Walau capek tapi tetap saja bisa beraksi di Goa Jepang, Berbah
Walau capek tapi tetap saja bisa beraksi di Goa Jepang, Berbah
Ritual lainnya yang nggak kalah penting adalah pulang seraya mencari Soto. Kami sempat singgah untuk makan soto sebelum pulang melalui jalan tembusan ke Kecamatan Prambanan. Kemudian berpisah saat di Janti. Terima kasih teman-teman grup, semoga kita bisa mengulangi lagi dengan tujuan lain. Bagi teman-teman grup yang belum bisa join santai saja, masih banyak waktu untuk foto bareng. Ehhhmmmm, jangan kaget kalau setelah bersepeda grup bakalan dipenuhi gambar-gambar yang bakalan membuat hp sejenak eror. *kaburrr!!!
Baca juga postingan yang lainnya 
Share on Google Plus

About Nasirullah Sitam

Salah satu blogger Karimunjawa yang masih belajar menulis di blog, berharap teman-teman Karimunjawa lainnya bisa ikut menulis. Keturunan Bugis – Mandar. Jika ke Karimunjawa, singgahlah sejenak di rumah kami. Jika ada keperluan, bisa dihubungi via email.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

18 komentar :

  1. Wah keren nih FOTO Nya. Ada effect MONOCHROME ya. Begitu kursor saya taruh di atas fotonya, warna FOTO yang aselinya warna warni berubah warna menjadi HITAM PUTIH atau MONOCHROME. Wow excellent

    ReplyDelete
  2. Asyik..banget... gowes terussss Bang Rullah.. mantap.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bareng-bareng makin seru, biasanya sering sendirian :-)

      Delete
  3. wah keren banget gunungnya .. kalo saya pasti hunting photo terus :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayoo ke Jogja lagi mas, nanti nyepeda saja selama di Jogja :-D

      Delete
  4. Memagpaling puas kalau bisa naik ke puncak buki dengan sepeda deh, apalagi kalau bareng keluarga besar dan teman-teman satu hobi ya Kang. Keren.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Walau bukitnya nggak tinggi tapi kebersamaannya itu yang menyenangkan kang :-D

      Delete
  5. cakep banget foto rame2 diatas bukitnya mas...

    seru neh sepedaannya

    ReplyDelete
  6. wuih rame banget gan sepdda nya, ane udah lama nih gak pernah naek sepeda. Dulu waktu di pare sering baget naik sepeda, sekarang udah jarang gan ane :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kayaknya agan ini mahir bahasa Inggris (Tahunya Pare itu tempat kursus bahasa Inggris) heee. Ayoo nyepeda lagi gan :-) *Kampanye

      Delete
  7. Gw dah tobat kalo di sutuh sepedahan lagi, selangkagan mau sobek rasa nya hua hua hua

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan nyepeda kang, ntar kalah saingan aku *eh :-D :-D

      Delete
  8. wah seru ya ams rame hehe.. ada sisi angle canti dari mbak bercelana merah.... pizz

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haaa, emang kalo fotografer itu tahu sisi mana yg lebih menarik :-D

      Delete