Cara Mengantisipasi Kekurangan Bahan Menulis di Blog - Nasirullah Sitam

Cara Mengantisipasi Kekurangan Bahan Menulis di Blog

Share This
Sebelum menulis lebih detail, ini sebenarnya hanya caraku menyiasati bagaimana agar aku bisa tetap mempunyai bahan tulisan untuk aku tulis di blog. Ada banyak cara yang dilakukan oleh para blogger, dan aku mempunyai cara tersendiri. 

Bagaimanapun cara blogger mendapatkan bahan tulisan itu memang beda-beda. Aku disini sekedar membagikan caraku sendiri. Aggghhh, kelamaan kata pengantar; pokoknya seperti ini. Biar nggak kehabisan bahan untuk menulis.
Berfikir, dapat ide, dan langsung tulis
Ilus: Berfikir, dapat ide, dan langsung tulis [dok: www.wpclipart.com]
Banyak-banyak memotret/dokumentasi
Ini cara yang paling mudah sebenarnya, apalagi blog personal seperti punyaku yang orang bilang Gado-gado. Puisi ada, wisata ada, keluhan ada, pokoknya dicampur menjadi satu ada semua. Kalau sedang ada makrab, ada kumpulan, ada sesuatu yang unik, difoto saja kemudian kamu bisa menjadikan sebagai bahan tulisan. Pokoknya asal dijepretin semua deh, Pede aja. Lha aku pakai hp butut aja pede buat “jepret-jepretnya.”

Memilah-milah hasil jepretan/foto
Sebelum menulis, pilih semua gambar sesuai dengan kebutuhan. Misalnya sedang makrab di pantai. Kita bisa foto suasana saat makrab, agenda-agenda makrab, sekalian foto pantainya tanpa ada gambar teman kita yang makrab. Dari sini kita bisa membuat minimal dua tulisan, tulisan pertama adalah “Keceriaan Saat Makrab” dan kedua bisa “Indahnya Pantai bla…bla..bla.” Benar kan? Lumayan itu foto bisa menjadi dua tulisan. Kita memang dituntut untuk kreatif dalam menulis.

Mengatur waktu dan jumlah postingan
Aku seringnya menjadwal waktu untuk memposting dan berapa jumlah postingan dalam sehari. Berhubung ini adalah blog personal yang Gado-gado, aku sengaja membuat postingan sehari satu postingan. Kadang dua postingan kalau sedang ingin membuat lebih banyak. 

Tapi hampir sebagian besar aku menulis dan memposting sehari satu postingan. Dalam satu minggu aku mengatur lima hari dalam memposting, tepatnya pada hari Senin – Jum’at (saat hari kerja). Kalau sudah seperti ini, aku yakin banyak tulisan yang menunggu antri untuk kita posting, jadi kita tidak merasa kekurangan tulisan selama satu minggu/bulan.

Paksakan menulis minimal satu tulisan dalam satu pekan
Melakukan menulis ini memang godaannya banyak. Tapi kalau kita sudah berkomitmen untuk menulis, pasti kita mampu menulis. Apapun tulisannya. Jaga konsistensi menulis dan memposting di blog. Minimal dalam satu minggu ada satu tulisan, sehingga semangat menulis kita tetap ada. 

Jangan sampai blog itu kita lupakan lebih dari dua minggu. Aku yakin kalau kita lupakan dalam waktu agak lama, kita akan menelantarkannya untuk sementara waktu. Kasian kan pengunjung yang setia membaca tulisan kita harus menahan rasa kangen untuk membaca (sok gaya dulu) haaaa.

Buka album foto lama, dan tulis lagi
Cara ini bisa menjadi solusi kalau kalian merasa kekurangan bahan tulisan. Aku yakin dikomputer, laptop, hp kalian pasti ada foto-foto waktu masih kecil. Foto waktu masih pacaran dan bermain ke pantai dengan sang mantan, foto saat kalian sedang berkumpul bersama keluarga, dll. 

Foto-foto yang sudah bertahun-tahun tersimpan dilaptop atau apa itu bisa menjadi bahan kalian untuk menulis. Pembaca tidak akan mengomentari kalau itu foto lama, mereka hanya menikmati apa yang kita tulis dan mengambil sedikit ilmu ataupun pengetahuan dari tulisan kita. Jadi buka saja folder foto saat tahun 2010an dan tulislah.

Itulah sedikit tips dari aku untuk menulis. Oya blogku ini aku buat tahun 2010an. Dan setelah itu aku lupa menulisnya. Kemudian September 2013 aku ditantang adek sepupu untuk menulis secara konsisten, minimal dalam satu minggu ada satu tulisan. Bonusnya adalah dia yang akan memperpanjang domainku selama aku menulis. Setelah aku siasati seperti ini, ternyata tidak terasa setahun telah berlalu dan aku bisa menulis setiap minggu.

Jangan pernah berhenti menulis, walau tulisan kita ini tidak bagus tapi kita bisa berbagi informasi dengan orang lain. Mereka tahu kita dengan tulisan-tulisan kita, keluh kesah kita di blog. Dan yakin saja, kalau kita sudah mempunyai niat untuk menulis, pasti akan ada banyak cara yang memudahkan kita dalam menulis. Semangat dan tetap menulis.
Baca juga postingan yang lainnya 

29 komentar:

  1. bener mas, sebenernya bahan tulisan itu buanyak banget... makasih infonya :)

    BalasHapus
  2. Tulisannya sangat menarik... Lanjut trussss.... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas kunjungannya :-)
      Tetap menulis :-)

      Hapus
  3. Tul mas, satu kegiatan atau satu acara bisa dijadikan dua tulisan. Blogwalking, dan membaca status teman di FB dan twitter, itu bisa juga jadi inspirasi tuk jadi bahan tulisan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya perlu dicontoh itu status fb dan twitter temen mbak. Makasih mbak atas tambahan infonya :-)

      Hapus
  4. klo saya biasanya kumpul diforum mas, biar dapet ide menulis...:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seru tuh kalau ada temen2 terus kumpul diforum :-)

      Hapus
  5. wah bagus banget nich tipnya, perlu di coba.. makasih ya mas..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas kunjungannya mbak :-)

      Hapus
  6. trik bagus, saya sendiri jika ingat apa yang mau di tulis langsung dibuat judul atau themanya, soal pengolahan kata akan mudah dilaksanakan jika sudah ada judul. Nah, selain itu memang segala perjalanan atau hal hal kecil memang bisa ditulis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener mas, dari hal kecil kita kadang bisa menulis lebihd dari 4 alenia dan bisa kita posting :-)

      Hapus
  7. iya bener, saya juga lumayan rajin moto2. Seringkali dari foto kita bisa dapet inspirasi ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setiap ada dokumentasi pasti kita lebih mudah untuk menuliskannya :-D

      Hapus
  8. setuju, mas bro dengan tipsnya - kapasistas otak cuma dikit, jika ada ide munkin bisa di tulis di notepad atau di cicil di draf :D

    BalasHapus
  9. that is so great post wth many good imformation and we can refer that

    BalasHapus
  10. Terima kasih tipsnya Mba, saya juga kalau nulis suka kehabisan ide padahal tulisan baru 1 paragrap,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama,s emoga maikn konsisten nulisnya :-D

      Hapus
  11. ini artikel ngebantu saya bngt makasih gan. izin praktek

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama gan, semangat menulis blog

      Hapus
  12. Thanks gan, sepertinya patut untuk dicoba

    BalasHapus
  13. makasih banyak infonya gan yah

    BalasHapus

Pages